Banjarbaru, borneoinfonews.com — Di tengah suasana penuh kehangatan dan rasa syukur, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Banjar periode 2025–2030, H Saidi Mansyur dan Habib Idrus Al Habsyi, menggelar acara halalbihalal sekaligus syukuran pelantikan, Sabtu sore (5/4/2025), di kawasan Jalan Himalaya, Banjarbaru.
Acara ini menjadi momen penting untuk menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen pasangan ini untuk bekerja lebih maksimal pada periode keduanya memimpin Kabupaten Banjar.
“Target kami tentu menyelesaikan visi dan misi. Tapi lebih dari itu, hari ini kami ingin menyampaikan langsung rasa terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh tim kemenangan, relawan, dan masyarakat,” ujar H Saidi Mansyur saat diwawancarai awak media.
Saidi mengakui bahwa tidak semua orang bisa hadir dalam acara ini karena keterbatasan waktu dan tempat. Namun ia memastikan semangat silaturahmi dan syukur tetap tersampaikan kepada seluruh pendukung dan warga Banjar.
Infrastruktur, Kesehatan, dan Pendidikan Jadi Fokus
Menjawab pertanyaan wartawan soal target lima tahun ke depan, Saidi menegaskan beberapa fokus utama. Meskipun ada capaian signifikan seperti cakupan BPJS Kesehatan yang telah mencapai 98%, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
“Kita akan fokus pada peningkatan infrastruktur, termasuk pendidikan dan kesehatan. Masih ada cakupan layanan yang harus kita tuntaskan. Hari ini kami hadirkan juga jajaran OPD sebagai bentuk nyata komitmen kami ke depan,” tuturnya.
Mitigasi Banjir dengan Optimalisasi Embung Belanda
Menanggapi pertanyaan soal banjir yang masih menjadi masalah krusial di Kabupaten Banjar, Saidi mengungkapkan bahwa pihaknya tak menunggu bantuan pusat atau provinsi semata, tetapi langsung bergerak melalui APBD dan langkah teknis.
“Kami sudah menginstruksikan Dinas PUPR untuk memaksimalkan fungsi embung-embung yang ada. Ada empat embung warisan Belanda yang bisa kita revitalisasi. Tata ruang juga akan jadi perhatian, sambil terus bersinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat,” jelasnya.
Haul Datu Kelampayan Tak Surut Meski Banjir
Momen haul ke-219 Datu Kelampayan turut disinggung dalam wawancara. Saidi menyampaikan rasa kagum atas antusiasme jamaah yang tetap datang meski kondisi sebagian wilayah masih terdampak banjir.
“Kita patut apresiasi semangat masyarakat. Meskipun BMKG sudah memberi peringatan terkait intensitas hujan, jamaah tetap datang dari berbagai penjuru. Ini bukti cinta masyarakat terhadap ulama besar kita,” ungkapnya.
Acara halalbihalal ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, pejabat daerah, pengurus partai pendukung, dan jajaran ASN Pemkab Banjar. Di akhir sesi, Saidi dan Habib Idrus menyampaikan permohonan maaf lahir batin dan mengajak seluruh elemen untuk bersatu membangun Banjar lebih baik di masa depan. (bin/rasyad)
