Fortuner vs HR-V Adu Banteng di Jalan Bypass Banjarbaru–Batulicin

Lima ambulans dikerahkan, tujuh korban luka termasuk satu keluarga asal Martapura langsung dilarikan ke rumah sakit

Martapura, borneoinfonews.com – Kecelakaan adu banteng antara Toyota Fortuner dan Honda HR-V di Jalan Bypass Banjarbaru–Batulicin, Desa Awang Bangkal Timur, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 14.00 WITA, mengakibatkan tujuh orang mengalami luka. Lima unit ambulans dikerahkan untuk mengevakuasi seluruh korban ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis.

Kecelakaan lalu lintas tersebut melibatkan dua kendaraan roda empat yang datang dari arah berlawanan, yakni mobil Honda HR-V dengan nomor polisi DA 1426 JG dan Toyota Fortuner DA 1111 LY.

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, berdasarkan keterangan dari saksi mata dan pihak keluarga korban, penumpang mobil HR-V berjumlah empat orang yang merupakan satu keluarga asal Martapura. Mereka terdiri dari suami (Rf), istri (Hn), dan dua orang anak yang saat itu dalam perjalanan dari arah martapura menuju Desa Rantau Balai untuk menghadiri acara keluarga.

Sementara itu, mobil Toyota Fortuner ditumpangi tiga orang, terdiri dari pemilik kendaraan (bos) yang mengemudi, anaknya, serta seorang sopir. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, sopir tersebut sebelumnya baru saja mengalami kecelakaan dan kemudian dijemput oleh sang bos bersama anaknya. Namun nahas, dalam perjalanan pulang, kendaraan yang mereka tumpangi kembali mengalami kecelakaan di lokasi tersebut.

Benturan keras antara kedua kendaraan membuat seluruh penumpang mengalami luka dan langsung dievakuasi menggunakan lima unit ambulans ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Hingga kini, identitas lengkap serta kondisi para korban masih dalam proses pendataan.

Petugas dari Satlantas Polres Banjar bersama anggota Polsek Aranio telah berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan, serta mengatur arus lalu lintas.

Kapolsek Aranio, Ipda Herry Hartanto, yang berada dilokasi membenarkan adanya peristiwa tersebut dan mengimbau para pengguna jalan agar lebih berhati-hati.

“Kami mengimbau kepada pengendara agar selalu waspada, menjaga kecepatan, dan memperhatikan kondisi jalan. Utamakan keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. (bin/rasyad)

berikut beberapa dokumentasi proses evakuasi dan olah TKP.