Pelaku UMKM dari Balangan dan Barito Timur berharap Bazar Adaro Spectapreneur membuka peluang kemitraan, pembelian berulang, dan perluasan pemasaran setelah kegiatan berakhir.
BANJARBARU, borneoinfonews.com – Kesempatan berjualan di bazar menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk mengenalkan produk kepada konsumen baru. Namun, harapan peserta Bazar UMKM Adaro Spectapreneur lebih jauh, yakni mendapatkan pembeli tetap dan mitra usaha agar pemasaran berlanjut setelah kegiatan berakhir.
Harapan itu disampaikan Safna, pelaku UMKM FilaFilo dari Kabupaten Balangan, saat mengikuti bazar di Lapangan Dr. Murjani, Banjarbaru, pada 21–25 Oktober 2026.
Safna mengapresiasi dukungan Adaro yang memberinya kesempatan memperkenalkan produk kepada masyarakat lebih luas.
“Harapan kami dengan adanya bazar ini kami bisa menembus pasar lebih luas, produk semakin dikenal, ekonomi keluarga semakin meningkat,” ujarnya.
Menurut Safna, pelaku UMKM membutuhkan peluang kerja sama yang dapat membantu usaha berkembang dalam jangka panjang.
“Ke depannya bukan cuma berjualan sesaat dan mendapat untung sesaat, tapi semoga kita bisa berkolaborasi atau mendapatkan buyer supaya produk semakin berkembang dan pemasarannya kontinu serta berkembang lebih besar lagi,” kata Safna.
FilaFilo Perluas Pemasaran
Safna memperkenalkan kacang bawang renyah FilaFilo dengan tiga varian rasa, yaitu balado, original, dan jeruk purut.
Ia menyebut produknya telah dipasarkan secara daring melalui Shopee dan Tokopedia serta masuk ke jaringan ritel Indomaret dan Alfamart.
Penggunaan berbagai saluran penjualan membantu produk menjangkau konsumen yang lebih luas. Meski demikian, Safna berharap keikutsertaan dalam bazar juga membuka jaringan pembeli dan mitra yang dapat mendukung keberlanjutan pemasaran.
Safna menjelaskan bahwa keikutsertaannya dalam bazar berkaitan dengan kemenangan dalam lomba Adaro Spectapreneur yang disertai hadiah dan modal usaha.
Dukungan tersebut menjadi salah satu modal bagi pelaku usaha untuk mengembangkan produk dan memperluas jangkauan penjualan.
Konsumen Baru Mengenal Produk Barito Timur
Yeri, perwakilan UMKM Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, juga merasakan manfaat memperkenalkan produk kepada konsumen di luar daerah asal.
Ia membawa produk rumahan, seperti jamu, keripik pisang, kerupuk rebung, ikan asin, gula aren, telur asin, bawang goreng, serta beras gunung hasil perladangan masyarakat setempat.
Menurut Yeri, pengunjung dari Banjarbaru dan Banjarmasin mulai mengenal produk Barito Timur melalui stan bazar.
“Dengan display di sini, banyak yang sudah mencicipi, beberapa kembali lagi membeli,” tuturnya.
Respons pengunjung tersebut memberi kesempatan kepada pelaku usaha untuk mengenalkan cita rasa dan produk khas daerah kepada pasar baru.
Pembeli Tetap Jadi Harapan Setelah Bazar
Bazar UMKM Adaro Spectapreneur memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada konsumen. Namun, peserta berharap manfaat kegiatan tidak berhenti ketika bazar selesai.
Pembelian berulang, kemitraan dengan calon buyer, dan perluasan distribusi menjadi peluang yang ingin dijajaki para pelaku usaha.
Bagi UMKM, keberlanjutan pemasaran diperlukan agar produk tetap terserap pasar dan usaha dapat berkembang. Karena itu, peserta berharap pertemuan dengan konsumen selama bazar dapat berlanjut menjadi hubungan usaha yang memberikan manfaat dalam jangka panjang.
(borneoinfonews/rasyad)
