Dukung Pelestarian Hutan, PLN UPT Banjarbaru Fasilitasi Bantuan APD dan Pelatihan MPA di Tahura

Banjarbaru, borneoinfonews.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Banjarbaru menyalurkan bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam pada Senin (2/6/2025). Kegiatan yang berlangsung mulai 2 hingga 5 Juni 2025 ini dipusatkan di Café Tahura Sultan Adam dan dirangkai dengan pelatihan bagi Masyarakat Peduli Api (MPA).

Dalam program tersebut, PLN menyerahkan bantuan berupa 75 set Alat Pelindung Diri (APD) pemadam kebakaran, sepatu safety, helm, handy talky (HT), serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya yang sangat dibutuhkan oleh para relawan MPA.

Manager PLN UPT Banjarbaru, Akhmad Fauzan, mengatakan bahwa pihaknya tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga memfasilitasi pelatihan bagi anggota MPA sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.

“PLN menyerahkan beberapa bantuan APD seperti baju tahan api, helm, HT, dan juga mendukung pelatihan. Kami hadir untuk ambil peran dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Fauzan kepada pewarta.

Akhmad Fauzan (kiri) dan Ainun Jariah (kanan) memberikan pernyataan kepada media terkait program TJSL PLN di lingkungan Tahura Sultan Adam.

Ia menambahkan, tahun sebelumnya PLN turut terlibat dalam kegiatan penghijauan di Tahura dan menerima penghargaan nasional Latopi Award di Jakarta.

“Tahun lalu kami ikut penghijauan dan tahun ini kami lanjutkan kerja sama dengan Tahura. Mudah-mudahan bisa terus berlanjut,” katanya.

Fauzan menegaskan bahwa program TJSL PLN bersifat berkelanjutan dan pihaknya telah berkomitmen untuk terus mendukung kebutuhan masyarakat di kawasan konservasi.

“Ini kali kedua kami memberikan bantuan untuk Tahura. Tahun lalu kami tanam pohon dan bantu taman bermain di Bukit Batu. Tahun depan insyaallah akan ada lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala UPT Tahura Sultan Adam, Ainun Jariah, menyampaikan terima kasih atas dukungan PLN. Menurutnya, bantuan APD tahan api sangat penting bagi anggota MPA, yang selama ini belum memiliki perlengkapan tersebut.

“Dari 24 desa di lingkup Tahura, sekitar 20 desa tergolong kawasan lahan kritis. Kami sudah bentuk 19 kelompok MPA, masing-masing 15 orang. Bantuan ini sangat membantu kegiatan pencegahan karhutla,” jelas Ainun.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Pelestarian hutan bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Dengan adanya program dari PLN, kami merasa sangat terbantu. PLN kini menjadi mitra penting kami dalam menjaga konservasi Tahura Sultan Adam,” tutupnya.

(bin/rasyad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *