BANJARMASIN, borneoinfonews.com – Kabar membanggakan datang dari dunia seni Kalimantan Selatan. Grup pelestari seni Madihin legendaris, John Tralala Group, resmi diundang langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk tampil di kediaman resmi beliau di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada 28 Juli 2025, dalam rangka menyambut kunjungan Perdana Menteri Malaysia.
Undangan istimewa ini disampaikan oleh seniman muda Said Jola, salah satu anggota grup, dalam wawancara eksklusif bersama Borneo Info News, Sabtu (26/07/2025).
“Kami merasa sangat terhormat. Ini undangan langsung dari Presiden. Kami diminta membawakan Madihin di hadapan beliau dan tamu negara. Sebuah kehormatan besar bagi kami, dan tentu juga bagi Kalimantan Selatan,” ujar Said.
Satu-satunya Perwakilan Seni Daerah
Menurut Said, undangan ini sudah dikonfirmasi sejak sebulan lalu. Mereka dijadwalkan tampil pada 28 Juli 2025, dan akan menjadi satu-satunya perwakilan seni daerah dalam acara penyambutan resmi berskala internasional tersebut.
Madihin sebagai Diplomasi Budaya
Lebih dari sekadar hiburan, penampilan ini membawa misi budaya. Madihin seni tutur khas Banjar diperkenalkan sebagai bagian dari diplomasi budaya Indonesia.
“Ini bukan cuma soal tampil. Tapi tentang membawa nama Kalimantan Selatan ke panggung nasional. Bahkan internasional. Konsep acaranya memang untuk mengenalkan budaya Indonesia, dan kami bangga dipercaya mewakili Banua lewat Madihin,” jelasnya.

Bukan Kali Pertama – Repeat Order dari Istana
John Tralala Group bukan kali pertama tampil di hadapan Presiden Prabowo. Said mengungkap, grupnya sudah beberapa kali mendapat panggilan serupa dalam berbagai momen penting.
“Kalau kata orang sekarang, ini semacam repeat order dari istana. Kami bersyukur, mudah-mudahan Presiden makin mengenal dan mencintai Madihin – seni khas daerah kita,” katanya.
Warisan Maestro: John Tralala
John Tralala Group adalah kelanjutan dari grup seni Madihin yang dirintis oleh almarhum John Tralala, nama panggung dari Yusran Effendi. Ia adalah pelawak, budayawan, sekaligus maestro Madihin Kalimantan Selatan yang dikenal dengan gaya lawakan spontan, syair religius, dan kritik sosial yang tajam. Ia wafat pada tahun 2017.
Kini, grup ini dikenal juga dengan nama JT Junior – John Tralala Next Generations, yang terdiri dari Hendra Tralala (putra mendiang John Tralala), Yuwanda Yusnita Tralala (putri mendiang John Tralala) dan Said Jola (suami Yuwanda Yusnita) Mereka tetap mempertahankan ciri khas pendahulunya: Madihin yang dipadukan dengan lawakan, nyanyian, dan kemampuan sebagai pembawa acara.
Grup ini aktif tampil di berbagai acara, baik formal maupun non-formal, di Kalimantan hingga kota-kota besar lainnya di Indonesia.
Pemantik Semangat Seniman Muda Banua
Said Jola berharap kepercayaan dari Presiden ini bisa jadi pemicu semangat baru bagi generasi muda Kalimantan Selatan untuk lebih mencintai seni tradisi daerah.
“Kami ingin ini jadi pemantik semangat anak-anak muda. Tahu dulu apa itu Madihin. Syukur-syukur mau mewarisi. Karena budaya cuma akan hidup kalau ada yang mau menjaganya.”
Ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah lebih aktif mendukung seniman lokal agar bisa naik ke panggung nasional, bahkan internasional.
“Kalau Presiden saja mau angkat Madihin, masa kita di daerah diam saja? Ini momentum emas,” pungkasnya.
Sekilas tentang Madihin dan John Tralala Group
- Madihin adalah seni tutur khas masyarakat Banjar yang dibawakan secara spontan dalam bentuk syair berima. Ia memuat unsur humor, kritik sosial, hingga pesan moral dengan iringan ketukan waditra sederhana.
- John Tralala (alm. Yusran Effendi) adalah maestro Madihin asal Kalimantan Selatan. Gaya lawakannya yang cerdas dan syair religius membuatnya dikenal luas hingga ke tingkat nasional. Ia wafat pada tahun 2017.
- John Tralala Group, juga dikenal sebagai JT Junior John Tralala Next Generations, adalah kelanjutan resmi grup seni Madihin yang dirintis mendiang John Tralala. Kini diperkuat oleh generasi penerus seperti Hendra Tralala, Yuwanda Yusnita Tralala dan Said Jola.
- Penampilan pada 28 Juli 2025 di kediaman Presiden Prabowo merupakan bagian dari seremoni kenegaraan untuk menyambut kunjungan Perdana Menteri Malaysia, dan dihadiri para pejabat tinggi negara.
Reporter: Rasyad
Editor: Tim Redaksi Borneo Info News
