Warga Indrasari Martapura Dikejutkan Kobaran Api! Rumah Kosong Ludes Terbakar

MARTAPURA, borneoinfonews.com – Kepanikan melanda warga Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, saat kobaran api tiba-tiba melahap sebuah rumah kosong di kawasan permukiman Jalan Budi Mulya, Gang Sari Mulya RT 004, pada Kamis malam (7/8/2025) sekitar pukul 19.50 Wita.

Rumah yang terbakar diketahui milik Nurul (51), yang sebelumnya disewakan. Namun, menurut Ketua RT 004, Abdul Muin, bangunan tersebut telah kosong dan tidak berpenghuni selama enam bulan terakhir.

“Sudah lama kosong, terakhir disewa sekitar setengah tahun lalu,” ujar Abdul Muin kepada Borneo Info News di lokasi kejadian.

Suami dari pemilik rumah, yang merupakan pensiunan anggota Polri, mengaku sangat terkejut saat tiba di lokasi dan mendapati rumahnya telah dilalap api.

“Ulun dobrak dari belakang supaya api kada menjalar ke bangunan di sebelah. Itu juga rumah sewaan, tapi kosong juga,” ungkapnya.

Ia yang masih tampak syok mengaku belum dapat memastikan sumber api.

“Ulun masih bingung menjelaskan dari mana awal mula api. Karena waktu kejadian, rumah dalam keadaan kosong, gak mungkinkan kalau obat nyamuk” katanya.

Pria tersebut juga sempat kesulitan untuk menjangkau lokasi lantaran banyaknya kerumunan warga yang telah lebih dulu datang.

“Waktu ulun datang, orang sudah banyak. Masuknya aja sulit tadi. Tapi alhamdulillah api tidak menjalar ke bangunan lain. Lagipula, tidak ada barang berharga di dalam karena rumah ini memang disewakan,” tuturnya.

Kondisi rumah setelah api berhasil dipadamkan, tampak hangus di bagian atap dan dinding atas (foto: rasyad)

Konstruksi rumah yang merupakan kombinasi batako dan kayu membuat api cepat membesar, terutama di bagian atap dan dinding atas yang mudah terbakar. Kobaran api yang membubung tinggi membuat warga panik. Mereka segera membagikan informasi melalui grup-grup WhatsApp, meminta bantuan secepatnya agar api tidak menjalar ke permukiman lain.

“Relawan datang cepat. Untungnya api berhasil dikendalikan sebelum sempat merambat ke rumah lain,” tambah Abdul Muin.

Tim emergency dan relawan pemadam gabungan segera melakukan pembasahan. Ketersediaan air pun memadai, lantaran terdapat dua sumur di sekitar lokasi, serta dukungan armada tangki pemadam. Cuaca malam yang relatif tenang dan minim angin turut membantu kelancaran proses pemadaman. Sekitar 30 menit setelah informasi pertama tersebar, api berhasil dipadamkan total.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Petugas dari PLN juga terlihat melakukan pemeriksaan dan perbaikan instalasi listrik di sekitar lokasi untuk memastikan keamanan serta kelancaran aliran listrik kembali normal.(bin/rasyad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *