BPBD Balangan Kenalkan Bahaya Karhutla kepada Murid TK

Petugas BPBD Balangan memberikan edukasi dan simulasi tanggap karhutla kepada murid Kelompok B TK IT Permata Hati.

Melalui simulasi interaktif di TK IT Permata Hati, BPBD Balangan mengajarkan anak usia dini mengenali bahaya asap dan api serta memahami langkah awal menyelamatkan diri.

PARINGIN, borneoinfonews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) menggelar simulasi dan edukasi tanggap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama murid Kelompok B TK IT Permata Hati, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan oleh PLO dan staf teknis Bidang PK BPBD Balangan.

Edukasi tersebut bertujuan mengenalkan bahaya karhutla kepada anak usia dini sekaligus memberikan pemahaman tentang cara melindungi diri ketika menghadapi asap dan api. Materi disampaikan melalui simulasi yang dikemas secara ceria dan interaktif agar mudah dipahami para murid.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Balangan, Jumaidil Hairi, mengatakan edukasi kebencanaan perlu diberikan sejak dini agar anak-anak memahami tindakan awal saat menghadapi situasi berbahaya. “Anak-anak usia TK adalah usia emas untuk menanamkan budaya sadar bencana. Hari ini kami ajarkan mereka dengan cara yang menyenangkan, apa itu Karhutla, bahayanya asap, dan bagaimana cara melindungi diri seperti menutup hidung dengan kain basah dan mencari tempat aman. Harapannya mereka bisa menjadi agen kecil penolong di rumah yang mengingatkan orang tuanya untuk tidak membakar sembarangan,” ujar Jumaidi.

Selama kegiatan berlangsung, para murid terlihat antusias mengikuti arahan petugas BPBD. Edukasi ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah dan keluarga.

BPBD Balangan berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kesadaran pencegahan karhutla sejak dini. Dengan begitu, anak-anak diharapkan dapat mengenali bahaya kebakaran serta mengingatkan keluarga agar tidak melakukan pembakaran sembarangan.

(borneoinfonews/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *