BANJARMASIN, borneoinfonews.com – Malam akhir pekan di Kota Banjarmasin yang biasanya riuh dengan dentuman musik dan gemerlap lampu warna-warni mendadak berubah hening. Sejumlah personel TNI dan Polri memasuki beberapa tempat hiburan malam (THM), membuat para pengunjung sempat tertegun.
Sabtu (27/9/2025) malam itu, empat titik hiburan malam menjadi sasaran operasi penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin), yakni THM Armani, THM Aria Barito, THM Hexagon, dan THM Caviar Stadion Lambung Mangkurat. Operasi dipimpin Bidang Propam Polda Kalimantan Selatan melalui Kasubdit Paminal, berkolaborasi dengan Denpom TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.

Tujuan operasi ini jelas: memastikan tidak ada anggota TNI maupun Polri yang mengabaikan disiplin dengan keberadaan di lokasi hiburan malam.
“Dari hasil pemantauan kami, tidak ditemukan anggota TNI maupun Polri di lokasi yang kami datangi. Jadi, tidak ada personel yang terjaring dalam operasi kali ini,” ujar Kasubdit Paminal mewakili Kabid Propam Polda Kalsel, Kombes Pol Hery Purnomo, S.I.K.
Meski tidak menemukan pelanggaran, pihaknya menegaskan operasi serupa akan terus digelar. “Ini langkah preventif, untuk memastikan kedisiplinan tetap terjaga sekaligus menjaga marwah institusi di mata masyarakat,” tambahnya.

Operasi berjalan kondusif tanpa insiden. Setelah pemeriksaan singkat, aktivitas hiburan kembali berlangsung, meski suasana sempat diwarnai keterkejutan pengunjung. Kehadiran aparat malam itu menjadi pengingat bahwa disiplin bukan hanya aturan internal, tetapi juga wajah institusi di mata publik.
(bin/Rasyad)

