Kesepakatan serikat pekerja dan kepolisian arahkan peringatan Hari Buruh ke kegiatan bermanfaat bagi masyarakat
BANJARMASIN, borneoinfonews.com – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kalimantan Selatan tahun ini berlangsung dengan pendekatan berbeda. Tanpa aksi turun ke jalan, para buruh memilih menjaga situasi tetap kondusif dan mengisi momentum 1 Mei dengan kegiatan sosial yang langsung dirasakan masyarakat.
Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan menyebut, langkah tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama antara aparat kepolisian dan perwakilan serikat pekerja.
“Perwakilan organisasi atau serikat buruh telah bersepakat untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama peringatan May Day tahun ini,” ujarnya di Banjarmasin, Rabu.
Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan bahwa May Day bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum untuk mengingat kontribusi besar buruh terhadap pembangunan.
“Hadirin sekalian yang saya hormati, tanggal 1 Mei merupakan Hari Buruh Internasional atau yang sering kita kenal dengan May Day dan ini adalah momentum penting untuk kembali mengingat perjuangan, peran, dan kontribusi besar para pekerja dalam membangun bangsa. Bahwa pekerja dan buruh adalah tulang punggung ekonomi di Banua, tanpa buruh roda pembangunan tidak akan berjalan,” ucapnya.
Ia menekankan, peringatan May Day di Kalimantan Selatan harus memberi dampak nyata sekaligus menjaga harmoni sosial.

“Sehingga kegiatan May Day khususnya di Banua kita, Provinsi Kalimantan Selatan, harus bermuara pada kemanfaatan dan harus bermuara pada kedamaian serta kerukunan. Sudah sepatutnya kita bersama-sama menjaga Banua ini agar tetap kondusif, tetap aman, dan tetap tenang. Karena kekuatan terbesar kita ada pada persatuan dan kedewasaan dalam bersikap,” lanjutnya.
Sebagai bentuk konkret, Polda Kalsel bersama serikat buruh menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan yang dipusatkan di Polresta Banjarmasin. Kegiatan ini diikuti ratusan buruh, termasuk pengemudi ojek online yang turut ambil bagian.
Layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Kalsel bersama tim Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin menjadi salah satu yang paling diminati peserta.
“Alhamdulillah ini wujud kebersamaan kita semua dengan para teman-teman buruh, termasuk ojek online,” kata Kapolda.
Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, yang turut hadir, mengapresiasi pendekatan persuasif yang dilakukan jajaran kepolisian dalam merangkul buruh.
“Kami berterima kasih kepada Pak Kapolda. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kawan-kawan buruh,” ucapnya.
Sementara itu, perwakilan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalimantan Selatan, Sadin Sasau, menyambut positif pelaksanaan May Day yang lebih humanis tahun ini.
Meski tanpa aksi demonstrasi, ia menegaskan perjuangan buruh tetap berjalan. Sejumlah isu strategis masih menjadi perhatian, seperti penghapusan sistem outsourcing (alih daya) serta penyesuaian upah sesuai kondisi ekonomi.
“Perjuangan buruh tetap berjalan, hanya caranya yang lebih konstruktif,” tegasnya. (bin/rasyad)
