BANJAR, borneoinfonews.com – Fakta lapangan membantah kabar yang beredar di media sosial terkait peristiwa longsor di kawasan Gunung Batu, Desa Awang Bangkal Barat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar. Pambakal Desa Awang Bangkal Barat, Pajrul Ripani, menegaskan bahwa lokasi longsor tidak berkaitan dengan aktivitas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagaimana sempat dispekulasikan warganet.
“Yang longsor itu di area CV. Sumber Rezeki, jadi tidak ada hubungannya dengan KDMP kita di Desa Awang Bangkal Barat,” tegas Pajrul saat ditemui awak media, Rabu (5/11/2025).
Ia memastikan bahwa kabar mengenai alat berat dan truk yang tertimbun adalah tidak benar alias hoaks. “Kita sama-sama sudah menyaksikan. Tidak ada ekskavator, tidak ada truk yang tertimbun. Longsor seperti ini memang sering terjadi dan tidak menimbulkan kerugian,” ujarnya.
Baca Juga: Terungkap! Begini Kronologi Lengkap Longsor di Gunung Awang Bangkal Barat
Pajrul mengakui bahwa fenomena longsor di wilayah perbukitan Gunung Batu merupakan hal yang lumrah terjadi, terutama usai diguyur hujan deras. Namun, ia menegaskan bahwa kejadian kali ini tidak menimbulkan dampak berarti bagi aktivitas warga sekitar.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi tanpa dasar yang beredar di media sosial. “Masalah hoaks-hoaks itu sudah kita tutup saja. Yang penting masalah ini clear. Kita tidak ingin memperkeruh suasana,” tandasnya.
Dengan klarifikasi tersebut, Pemerintah Desa Awang Bangkal Barat berharap masyarakat dapat memahami situasi sebenarnya dan menjaga kondusivitas lingkungan di tengah maraknya informasi yang belum tentu benar. (bin/rasyad)
