Bucin Menonton TV, Kita Jalan Bersama, dan Si Manis Udin menjadi inovasi unggulan UPTD Puskesmas Lok Batu dalam meningkatkan budaya hidup sehat, kesehatan lansia, dan pencegahan karies gigi sejak dini.
BALANGAN, borneoinfonews.com – UPTD Puskesmas Lok Batu, Kabupaten Balangan, terus mengembangkan berbagai inovasi pelayanan kesehatan yang edukatif, kreatif, dan berbasis kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat upaya promotif dan preventif di wilayah kerjanya.
Melalui berbagai program inovatif, Puskesmas Lok Batu berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, program tersebut juga bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan kelompok rentan serta memperkuat pelayanan kesehatan sejak usia dini hingga lanjut usia.
Kepala UPTD Puskesmas Lok Batu, Syarif Rahmatullah, mengatakan inovasi pelayanan kesehatan dikembangkan agar lebih dekat dengan masyarakat, mudah dipahami, dan memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui inovasi-inovasi ini, kami ingin membangun kesadaran masyarakat bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap inovasi yang dikembangkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat sekaligus mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya, Minggu (31/5/2026).
Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah Bucin Menonton TV (Budaya Cuci Tangan Menggunakan Tontonan Teknis Visual). Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak-anak dan masyarakat tentang pentingnya mencuci tangan dengan benar untuk mencegah berbagai penyakit menular.
Melalui media visual yang menarik dan edukatif, tata cara mencuci tangan yang baik dan benar disampaikan dengan metode yang mudah dipahami sehingga lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, Puskesmas Lok Batu juga menghadirkan inovasi Kita Jalan Bersama (Kita Jaga Lansia Bersama) yang berfokus pada peningkatan pelayanan kesehatan bagi lanjut usia.
Program tersebut mengedepankan kolaborasi antara tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat melalui pemantauan kesehatan secara berkala, edukasi kesehatan, pendampingan, hingga peningkatan kepedulian sosial terhadap lansia.
Dengan pendekatan tersebut, lansia diharapkan dapat tetap sehat, aktif, mandiri, dan produktif dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Inovasi lainnya adalah Si Manis Udin (Aksi Mencegah Karies Usia Dini) yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut anak sejak usia dini.
Program ini dilaksanakan melalui edukasi kesehatan gigi, pemeriksaan rutin, serta pembiasaan perilaku hidup sehat bagi anak-anak. Dengan demikian, angka karies gigi dapat ditekan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan anak secara menyeluruh.
Syarif menambahkan keberhasilan berbagai program kesehatan tidak terlepas dari peran keluarga, sekolah, serta dukungan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan seluruh pihak menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Lok Batu.
Karena itu, pihaknya terus mendorong sinergi berbagai elemen masyarakat agar program kesehatan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui pengembangan inovasi yang berkesinambungan, UPTD Puskesmas Lok Batu optimistis mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat budaya hidup sehat, serta mendukung terwujudnya masyarakat Balangan yang sehat, mandiri, dan sejahtera. (bin)
