Polda Kalsel Gelar Pasar Murah: Strategi Kendali Inflasi dan Dukungan bagi Anggota Polri Jelang Ramadhan

Banjarmasin, borneoinfonews.com – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) menginisiasi pasar murah sebagai langkah strategis dalam mengendalikan inflasi serta memberikan dukungan ekonomi bagi anggota Polri menjelang bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Hitam Polda Kalsel pada Kamis (13/3/25), melibatkan kerja sama erat dengan Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Perdagangan.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, menjelaskan bahwa tujuan utama dari pasar murah ini adalah meringankan beban anggota Polri dan keluarga mereka di tengah fluktuasi harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang Ramadhan.

“Kami ingin memastikan anggota Polri dapat fokus beribadah dengan tenang, tanpa terbebani lonjakan harga. Selain itu, kami juga memanfaatkan hasil panen dari tiga green house milik Polda Kalsel, yang hari ini kami bagikan secara cuma-cuma kepada anggota,” ujar Irjen Pol Rosyanto.

Pasar murah ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, telur, minyak goreng, dan gula, dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Selain anggota Polda Kalsel, kegiatan ini juga diikuti jajaran dari Polres Banjar dan Banjarbaru, serta Bhayangkari Polda Kalsel.

Kapolda menegaskan bahwa program ini tidak hanya sebatas pendistribusian bahan pokok murah, tetapi juga bagian dari kebijakan pengendalian inflasi daerah. Melalui peran aktif Satgas Pangan, Polda Kalsel terus memantau pergerakan harga dan ketersediaan sembako, bekerja sama dengan Pemprov Kalsel dan Bulog.

“Kami memiliki mekanisme pengawasan yang ketat. Jika ditemukan adanya indikasi penimbunan bahan pokok secara ilegal untuk kepentingan spekulatif, kami tidak akan ragu melakukan penindakan hukum yang tegas,” tegas Kapolda.

Salah satu peserta pasar murah, Sri Kurniyanti, yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Alhamdulillah, adanya pasar murah ini sangat membantu. Saya bahkan mendapat ikan dan sayur gratis, serta bisa membeli paket sembako seharga Rp70 ribu yang berisi dua kilogram gula, satu liter minyak goreng, dan satu kilogram tepung. Jauh lebih murah dibandingkan di pasar,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen efektif dalam menjaga stabilitas harga, mengurangi tekanan ekonomi bagi anggota Polri dan masyarakat umum, serta memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam mengawal ketahanan pangan menjelang Ramadhan. (bin/mr)

One thought on “Polda Kalsel Gelar Pasar Murah: Strategi Kendali Inflasi dan Dukungan bagi Anggota Polri Jelang Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *