Sivitas akademika dibekali pencegahan hingga pelaporan scam digital yang kian marak.
Balangan, borneoinfonews.com – Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM) menjadi tuan rumah roadshow edukasi penanganan, pencegahan, dan pelaporan transaksi penipuan keuangan ilegal yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Selatan, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini menyasar langsung sivitas akademika sebagai agen literasi keuangan di lingkungan kampus dan masyarakat.
Senior Manager Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Jasa Keuangan, Edukasi Perlindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis OJK Kalsel, Andika Prassetia, mengatakan kampus menjadi salah satu sasaran strategis program edukasi tahunan OJK.
“Di Universitas Sapta Mandiri ini kami melibatkan seluruh sivitas akademika agar memahami cara pencegahan dan pelaporan penipuan, serta dapat membantu masyarakat di lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Menurutnya, edukasi di perguruan tinggi penting karena mahasiswa dinilai memiliki peran sebagai penyambung informasi literasi keuangan di era digital.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan modus penipuan transaksi keuangan ilegal, cara identifikasi risiko, hingga mekanisme pelaporan apabila menjadi korban.
Kampus Apresiasi Literasi Keuangan
Wakil Rektor III Universitas Sapta Mandiri, Desak Putu Butsi Triyanti, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan OJK menjadikan kampusnya sebagai lokasi pelaksanaan roadshow.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini, seiring meningkatnya kasus penipuan transaksi keuangan digital.
“Kegiatan ini menjadi pengingat bagi sivitas akademika agar lebih bijak, cermat, dan waspada dalam memanfaatkan produk dan layanan keuangan, sekaligus memahami cara pencegahan dan pelaporan penipuan,” ujarnya.
Ia berharap ilmu yang diperoleh tidak berhenti di ruang seminar, melainkan disebarluaskan kembali oleh dosen dan mahasiswa.
“Harapannya pengetahuan ini bisa diteruskan ke lingkungan kampus maupun masyarakat, serta menjadi awal penguatan kolaborasi antara Universitas Sapta Mandiri dan OJK dalam program literasi keuangan ke depan,” tambahnya.
Bekal Hadapi Modus Digital
Dalam sesi edukasi, OJK juga memaparkan berbagai modus penipuan terbaru, mulai dari aktivasi coretax, pemadanan KTP digital, hingga rekayasa kecerdasan buatan (AI) yang mencatut figur publik.
Mahasiswa dan dosen juga dibekali mekanisme pelaporan cepat melalui kanal resmi OJK dan Satgas PASTI apabila menemukan atau mengalami penipuan transaksi keuangan.
Melalui roadshow ini, Universitas Sapta Mandiri diharapkan menjadi salah satu pusat penguatan literasi dan perlindungan konsumen sektor jasa keuangan di wilayah Banua Anam. (bin/Adv)
