BANJARMASIN, borneoinfonews.com – Suasana hangat, akrab, dan penuh kebersamaan mewarnai perayaan anniversary ke-2 Hexagon Banjarmasin yang digelar bersama karyawan, manajemen, sponsor, serta warga sekitar. Rangkaian kegiatan dikemas dalam dua sesi, yakni agenda kebersamaan pada sore hari dan hiburan puncak pada malam hari yang dimeriahkan penampilan spesial Al Ghazali. Jum’at, (13/2/2026).
General Manager Hexagon Banjarmasin, Jhon Lenak, menjelaskan bahwa perayaan tahun kedua ini dirancang bukan sekedar seremoni, melainkan momentum memperkuat ikatan internal sekaligus berbagi kebahagiaan dengan lingkungan sekitar. Seluruh karyawan berkumpul bersama owner dan jajaran manajemen dalam nuansa kekeluargaan yang terasa kental.
“Rangkaian pertama di sore hari lebih ke masyarakat, sponsorship, dan kebersamaan semua karyawan. Kita ingin suasananya dekat dan hangat,” ujarnya saat diwawancarai di sela kegiatan.
Dalam sesi sore, acara diawali dengan prosesi potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan usaha yang telah memasuki tahun kedua. Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan makan bersama. Manajemen juga mengundang warga sekitar agar dapat ikut merasakan suasana perayaan dan kebersamaan tersebut.

Memasuki malam hari, perayaan berlanjut ke agenda khusus yang dikemas lebih meriah sebagai puncak anniversary. Kehadiran Al Ghazali dihadirkan sebagai bintang tamu utama dalam closing party. Penampilan ini diharapkan menjadi hiburan bagi pengunjung sekaligus penutup rangkaian event sebelum memasuki bulan Ramadan.
Jhon Lenak menuturkan, momentum perayaan sengaja ditempatkan mendekati Ramadan. Pasalnya, selama bulan puasa operasional utama tempat hiburan akan ditutup sementara. Namun, fasilitas restoran yang berada di area belakang tetap dibuka secara terbatas dengan penyesuaian jam layanan.
“Sepanjang Ramadan kita tutup untuk kegiatan utamanya, tapi resto tetap buka, terutama menjelang berbuka puasa. Semua mengikuti regulasi yang ada,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa secara kalender, ulang tahun Hexagon sebenarnya jatuh pada Oktober lalu. Namun perayaan baru bisa dilaksanakan sekarang karena penyesuaian agenda dan kesibukan internal. Meski mengalami penundaan, manajemen memastikan substansi perayaan tetap terjaga.
Menatap tahun operasional berikutnya, manajemen menargetkan peningkatan kinerja dan kualitas layanan. Sejumlah strategi telah disiapkan dan akan dimatangkan dalam pertemuan regional di Bali pada 22 Februari mendatang sebagai langkah penguatan dan pengembangan Hexagon Banjarmasin ke depan. (Bin/Rasyad)
