Gunakan Airbus A330, Pelayanan Ramah Lansia Jadi Prioritas
BANJARBARU, borneoinfonews.com – Bandara Internasional Syamsudin Noor menyatakan kesiapan penuh dalam melayani operasional ibadah haji 2026. Sebanyak 6.746 jemaah dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dijadwalkan berangkat dalam 19 kelompok terbang (kloter), dengan embarkasi dimulai pada 24 April 2026.
Kesiapan tersebut disampaikan oleh General Manager Bandara Internasional Bandara Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, usai kegiatan Media Connect di Banjarbaru, Rabu (15/4/2026).
Ia menegaskan, berbagai persiapan telah dilakukan secara menyeluruh, termasuk koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran pelayanan jemaah haji.
“Bandara Syamsudin Noor siap melayani jemaah haji dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Kami juga telah melaksanakan rapat koordinasi untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar,” ujarnya.
Pada musim haji tahun ini, jemaah akan diberangkatkan menggunakan pesawat berbadan lebar jenis Airbus A330 milik Garuda Indonesia.

Sebanyak 6.746 jemaah akan dilayani melalui Embarkasi Banjarmasin, yang terdiri dari 5.187 jemaah asal Kalimantan Selatan dan 1.559 jemaah asal Kalimantan Tengah. Mereka akan terbagi dalam 19 kloter, dengan rincian 14 kloter dari Kalsel dan 5 kloter dari Kalteng.
Millyas optimistis seluruh proses embarkasi dapat berjalan aman dan lancar sesuai dengan perencanaan yang telah disusun.
“Dengan berbagai persiapan tersebut, kami optimistis pelaksanaan embarkasi haji 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan pengalaman terbaik bagi para jemaah,” ucapnya.
Selain kesiapan operasional, pihak bandara juga memberikan perhatian khusus terhadap pelayanan jemaah lanjut usia (lansia). Fasilitas pendukung seperti lift dan layanan khusus disiapkan guna memberikan kemudahan akses bagi jemaah lansia.
“Ada layanan khusus lansia juga. Kita siapkan fasilitas seperti lift dan lainnya untuk memudahkan para jemaah,” tambahnya.
Dengan status sebagai bandara internasional, Bandara Syamsudin Noor dinilai semakin siap dalam mendukung penerbangan luar negeri, termasuk pelayanan ibadah haji yang membutuhkan standar operasional tinggi dan koordinasi lintas sektor. (bin/rasyad)
