Lubang Menganga dan Gorong-Gorong Runtuh di Bincau Kotabaru, Warga Khawatir Pengendara “Tajuramba”

Lubang besar di jalan Bincau Kotabaru membahayakan pengendara

Kerusakan jalan kian parah, warga sebut ancam keselamatan dan minta penanganan segera

Kerusakan parah di Jalan Raya Tanjung Serdang, kawasan Bincau, Kabupaten Kotabaru, kian mengkhawatirkan. Lubang besar yang menganga hingga dugaan runtuhnya gorong-gorong disebut warga menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan.

KOTABARU, borneoinfonews.com – Kerusakan parah di Jalan Raya Tanjung Serdang, kawasan Bincau, Kabupaten Kotabaru, kembali menuai sorotan. Lubang besar yang menganga di badan jalan hingga dugaan runtuhnya gorong-gorong membuat warga resah karena dinilai membahayakan pengguna jalan.

Laporan warga yang dikirim melalui melalui direct Message Instagram @Muhammad_rani116 yang diterima media pada Rabu (25/3/2026) menunjukkan kondisi jalan yang semakin memburuk. Dalam video yang beredar, tampak jalan berlubang cukup dalam dan tersebar di ruas jalan tersebut.

Sejumlah warga yang merekam kondisi tersebut menyampaikan kekhawatirannya. Ia menilai kerusakan jalan ini bukan lagi sekadar gangguan, tetapi sudah menjadi ancaman serius bagi keselamatan.

“Tau lah buhannya, di Kotabaru ini, mun orang gugur itu bukan karena angker pang, tapi karena jalan rusak seperti ini,” ucapnya.

Ia juga memperlihatkan lubang besar yang berada tepat di tengah jalan. Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya, terutama bagi pengendara roda dua.

Kondisi jalan berlubang dan gorong-gorong dikhawatirkan runtuh di kawasan Bincau, Kotabaru.

“Ini di tengah jalan ini, lihat ini… dalam banar. Lakasilah paling kada, lakasi dibaiki,” ujarnya.

Menurutnya, jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan menimbulkan korban. Ia bahkan menyindir lambannya penanganan apabila belum menyentuh kepentingan pejabat.

“Mun kada tajuramba jua mobil bupati nih, kada diperbaiki ngini, nyata sudah,” tegasnya.

Selain di titik utama, kerusakan juga terlihat di bagian ujung jalan yang tak kalah parah. Lubang yang terbentuk cukup dalam hingga berpotensi membuat pengendara terperosok.

Tak hanya itu, kerusakan diduga diperparah oleh runtuhnya gorong-gorong di bawah badan jalan. Kondisi ini menyebabkan struktur jalan melemah dan hanya menyisakan lapisan aspal tanpa penopang yang kuat.

“Di bawah ini aspal lagi lah, kadada penahannya lagi. Gorong-gorongnya runtuh,” tambahnya.

Warga berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan sebelum kondisi semakin parah dan menimbulkan korban jiwa. Mengingat jalan tersebut merupakan akses vital yang digunakan masyarakat setiap hari.

Screenshot Video

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut, terutama pada malam hari atau saat hujan, ketika lubang jalan sulit terlihat. (bin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *