Dishub Balangan Benahi Sistem Parkir Pasar Tradisional demi Kurangi Kemacetan

Petugas Dishub Balangan memantau area parkir pasar tradisional

Dishub mulai memetakan titik parkir di Pasar Paringin dan Batumandi untuk menciptakan kawasan pasar yang tertib dan nyaman

BALANGAN, borneoinfonews.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Balangan memulai penataan sistem parkir di pasar tradisional melalui kegiatan monitoring dan evaluasi, Kamis (21/5/2026).

Sebagai langkah awal, tim Dishub Balangan memantau kondisi parkir di Pasar Paringin dan Pasar Batumandi. Selain itu, petugas juga mencatat kapasitas lahan, pola kendaraan, serta dampaknya terhadap kelancaran arus lalu lintas di sekitar pasar.

Selanjutnya, tim teknis dari Bidang Prasarana dan Keselamatan turun langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data yang akan digunakan sebagai dasar penataan parkir.

Dishub Fokus Susun Data dan Evaluasi

Kemudian, Kepala Dinas Perhubungan Balangan, Musa Abdullah, melalui Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan Dishub Balangan, Rizky Rakhman, menegaskan bahwa pihaknya menargetkan sistem parkir yang lebih tertib di seluruh pasar tradisional.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa penataan parkir harus mampu menjaga kenyamanan pejalan kaki sekaligus memastikan kelancaran arus kendaraan.

“Kami ingin memastikan area parkir di pasar tertata rapi, aman bagi pejalan kaki, dan tidak mengganggu arus lalu lintas,” ujarnya.

Di samping itu, Rizky menambahkan bahwa Dishub Balangan menerapkan prinsip inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan dalam setiap proses penataan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh temuan lapangan akan menjadi bahan evaluasi untuk menyusun rekomendasi teknis penataan parkir.

“Setiap temuan di lapangan kami gunakan sebagai dasar untuk menyusun rekomendasi teknis penataan,” katanya.

Monitoring Berlanjut ke Kecamatan Lain

Sementara itu, Dishub Balangan tidak berhenti pada dua pasar tersebut. Setelah tahap awal ini, kegiatan monitoring akan berlanjut ke pasar tradisional di kecamatan lain.

Selain itu, Dishub juga melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan pedagang pasar dalam proses penyusunan sistem parkir.

Dengan demikian, seluruh pihak dapat berperan dalam menciptakan sistem parkir yang lebih tertib dan terstandarisasi.

“Target kami, seluruh pasar tradisional di Balangan memiliki sistem parkir yang tertib dan terstandarisasi,” jelas Rizky.

Dampak untuk Masyarakat dan Ekonomi

Pada akhirnya, Dishub Balangan berharap penataan parkir dapat mengurangi kemacetan di kawasan pasar.

Selain itu, langkah ini juga diharapkan meningkatkan kenyamanan masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi pedagang dan pengunjung pasar. (bin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *