Wabup Balangan: ORARI Tetap Strategis di Era Digital dan Situasi Darurat

Wakil Bupati Balangan Akhmad Fauzi saat mengukuhkan Pengurus ORARI Lokal Balangan masa bakti 2026–2029 di Gedung Budaya Paringin.

Pengukuhan Pengurus ORARI Lokal Balangan 2026–2029 menjadi momentum memperkuat peran radio amatir dalam mendukung komunikasi publik dan mitigasi bencana.

BALANGAN, borneoinfonews.com – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi komunikasi digital, Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) dinilai tetap memiliki peran strategis dalam mendukung komunikasi publik, terutama ketika terjadi gangguan pada sistem komunikasi modern.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, usai mengukuhkan Pengurus ORARI Lokal Balangan masa bakti 2026–2029 di Gedung Budaya Paringin, Minggu (14/6/2026).

Menurut Akhmad Fauzi, keberlangsungan ORARI hingga saat ini menjadi bukti bahwa organisasi radio amatir mampu bertahan dan beradaptasi di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

“ORARI adalah komunitas yang para anggotanya memiliki hubungan sangat akrab satu sama lain. Perbedaan keyakinan, budaya, profesi bahkan pandangan tidak pernah menjadi persoalan dalam interaksi antar breaker. Ini merupakan sesuatu yang luar biasa,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dunia komunikasi telah mengalami transformasi besar, mulai dari era radio gelombang pendek, radio AM, televisi, radio FM, hingga berkembangnya internet, aplikasi percakapan, dan media sosial.

Meski berbagai teknologi komunikasi modern terus berkembang, radio amatir tetap memiliki fungsi penting dalam mendukung penyebaran informasi, edukasi, dan komunikasi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan ORARI juga memiliki nilai strategis dalam mendukung komunikasi publik saat terjadi kondisi darurat, termasuk ketika jaringan komunikasi modern mengalami gangguan.

“Kita tidak bisa mengasumsikan seluruh kebutuhan komunikasi publik akan selalu berjalan lancar tanpa gangguan. Karena itu keberadaan ORARI perlu terus dipertahankan karena memiliki kemampuan mendukung komunikasi publik dan koordinasi mitigasi bencana,” katanya.

Akhmad Fauzi berharap kepengurusan ORARI Lokal Balangan yang baru dapat terus menjaga eksistensi organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi bagi masyarakat.

Ia juga mendorong ORARI untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan peran utamanya sebagai mitra komunikasi masyarakat dan pendukung koordinasi dalam berbagai situasi, termasuk penanggulangan bencana.

Melalui pengukuhan kepengurusan baru tersebut, ORARI Lokal Balangan diharapkan semakin aktif berkontribusi dalam mendukung komunikasi publik, memperkuat solidaritas sosial, serta membantu pemerintah dan masyarakat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
(bin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *