Di Balik Pemadaman Listrik, Begini Kondisi Generator Unit 3 PLTU Asam-Asam

Teknisi melakukan perbaikan generator Unit 3 PLTU Asam-Asam di Kabupaten Tanah Laut.

Peserta site visit menyaksikan langsung proses perbaikan generator Unit 3 PLTU Asam-Asam yang menjadi penyebab gangguan pasokan listrik di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.

TANAH LAUT, borneoinfonews.com – Di balik pemadaman listrik yang beberapa pekan terakhir terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan, proses perbaikan terus berlangsung di jantung salah satu pembangkit listrik terbesar di Pulau Kalimantan. Kamis (30/7/2026), sejumlah peserta site visit mendapat kesempatan melihat langsung kondisi generator Unit 3 PLTU Asam-Asam yang sedang menjalani pemeliharaan intensif.

PLTU Asam-Asam yang berada di Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, merupakan salah satu pemasok utama sistem kelistrikan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Dengan kapasitas terpasang sekitar 260 megawatt (MW), pembangkit ini memiliki peran strategis dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi jutaan pelanggan di wilayah interkoneksi Kalimantan.

Deru peralatan kerja terdengar bersahutan di dalam ruang generator. Di balik pintu area terbatas yang hanya dapat dimasuki secara bergelombang sesuai standar keselamatan, sejumlah teknisi tampak fokus menangani komponen generator Unit 3 yang mengalami gangguan.

Pemandangan tersebut menjadi gambaran nyata proses perbaikan yang selama ini tidak terlihat masyarakat di balik pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.

Dalam kegiatan site visit tersebut, peserta diajak melihat langsung area generator yang sedang menjalani pemeliharaan. Sebelum memasuki lokasi, seluruh peserta mengikuti briefing keselamatan dan dibagi menjadi tiga gelombang karena area kerja memiliki ruang terbatas dan berisiko tinggi.

Senior Manager UBP PLTU Asam-Asam, Fajar Pramujianto, memberikan penjelasan kepada peserta site visit mengenai kerusakan pada stator generator Unit 3 serta tahapan perbaikan yang tengah dilakukan.

Senior Manager UBP PLTU Asam-Asam, Fajar Pramujianto, menjelaskan gangguan terjadi pada generator Unit 3, tepatnya di bagian stator generator yang merupakan salah satu komponen utama dalam sistem pembangkit.

Sambil menunjukkan bagian yang sedang diperbaiki, Fajar menjelaskan titik kerusakan yang menjadi fokus pekerjaan tim.

“Bagian yang berwarna putih itulah yang mengalami kondisi kerusakan. Ada pada dua sisi, yaitu di bagian depan dan belakang. Yang terlihat ini adalah stator generator sebagai bagian dari sistem generator,” jelasnya.

Menurutnya, proses pemeliharaan berlangsung tanpa henti selama 24 jam dengan sistem tiga shift agar target penyelesaian dapat tercapai.

Meski demikian, jumlah pekerja di area generator tidak banyak. Fajar menegaskan hal tersebut merupakan bagian dari metode kerja yang mengutamakan ketelitian dibanding jumlah personel.

“Pekerjaan di sisi generator tidak membutuhkan banyak orang. Yang dibutuhkan justru ketelitian dan kehati-hatian. Ruang kerja juga terbatas sehingga personel yang bekerja harus disesuaikan. Kami ingin memastikan saat unit kembali beroperasi, gangguan yang sama tidak terulang,” katanya.

Selain itu, proses pemulihan juga harus melewati sejumlah tahapan teknis sehingga tidak dapat diselesaikan secara instan.

“Setiap tahap harus melalui pengujian, kemudian diambil datanya, diuji kembali, dievaluasi hingga memperoleh hasil maksimal. Setelah seluruh tahapan selesai, baru dilakukan pemasangan kembali. Karena itu pekerjaan membutuhkan waktu,” ujarnya.

PLTU Asam-Asam menargetkan seluruh pekerjaan pemeliharaan generator Unit 3 selesai pada 25 Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Fajar juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kalimantan Selatan atas gangguan kelistrikan yang terjadi.

“Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat Kalimantan Selatan atas kondisi yang terjadi. Hari ini peserta site visit sudah melihat langsung kondisi aktual di lapangan bahwa memang terdapat gangguan pada generator Unit 3. Saat ini kami fokus melakukan percepatan perbaikan agar sistem kelistrikan Kalimantan dapat segera kembali optimal,” ucapnya.

Muhammad Amin Hasani (Vinus Kalsel) bersama peserta site visit meninjau langsung proses perbaikan generator Unit 3 PLTU Asam-Asam yang menjadi salah.

Setelah menyaksikan langsung proses pekerjaan, Muhammad Amin Hasani atau Amin dari Vinus Kalsel menyatakan kerusakan generator memang nyata dan saat ini sedang ditangani oleh tim teknis.

“Kami melihat sendiri bahwa memang benar terdapat kerusakan pada generator Unit 3 dan saat ini sedang dalam proses perbaikan. Penjelasan dari Senior Manager juga sudah cukup jelas mengenai tahapan pekerjaan yang sedang dilakukan,” katanya.

Amin menambahkan pembagian peserta ke dalam tiga gelombang dilakukan semata-mata untuk memenuhi standar operasional keselamatan di area pembangkit.

Sementara itu, Helmi Yahya dari Forum Demokrasi Milenial (FDM) berharap penyampaian informasi kepada masyarakat terus ditingkatkan sehingga publik memperoleh informasi yang utuh mengenai proses perbaikan yang sedang berlangsung.

Site visit tersebut memberikan kesempatan kepada peserta melihat secara langsung kondisi generator yang sedang diperbaiki sekaligus memahami setiap tahapan pekerjaan. Seluruh rangkaian kunjungan berlangsung dengan penerapan SOP keselamatan yang ketat, termasuk pembatasan penggunaan perangkat elektronik di area generator selama proses pemeliharaan. (bin/rasyad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *