Martapura, Borneoinfonews.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan kelembagaan 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) dalam acara nasional yang digelar di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025). Peluncuran dilakukan secara serentak dan daring di seluruh Indonesia, menjadikannya sebagai momentum besar dalam mewujudkan kedaulatan ekonomi desa.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh tinggi negara, yakni Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, dan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Di tingkat daerah, juga hadir 38 gubernur, 514 bupati/wali kota, serta seluruh kepala desa dan BPD se-Indonesia sebagai bagian dari komitmen bersama membangun ekonomi kerakyatan.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa koperasi adalah instrumen strategis untuk memperkuat rakyat kecil. “Hari ini adalah hari bersejarah. Kita meluncurkan 80.081 koperasi desa dan kelurahan Merah Putih. Ini adalah usaha besar dan strategis,” tegasnya.
Lebih dari sekadar pembentukan kelembagaan, koperasi Merah Putih akan didukung oleh infrastruktur riil seperti gudang, cold storage, gerai sembako, apotek, kendaraan logistik, dan pinjaman super mikro untuk menunjang distribusi dan perputaran ekonomi desa.

Kalsel Terbaik Ketiga Nasional
Peluncuran di Kalimantan Selatan dipusatkan di Desa Indrasari, Kabupaten Banjar, yang juga dihadiri langsung oleh Gubernur Kalsel H. Muhidin, Wakil Gubernur Kalsel H. Hasnuryadi, Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, Wakil Bupati Banjar H. Habib Idrus Al Habsyie, beserta jajaran Forkopimda Kalimantan Selatan dan Kabupaten Banjar, kepala SKPD, kepala desa, dan BPD se-Kabupaten Banjar.
Provinsi Kalimantan Selatan mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat ketiga nasional dan peringkat pertama regional Kalimantan dalam kategori percepatan musyawarah desa khusus pembentukan koperasi.
“Semua musyawarah desa kita laksanakan lengkap dan tepat waktu. Menteri Desa menyatakan Kalimantan Selatan peringkat ketiga nasional,” ungkap Gubernur Muhidin. Ia mengapresiasi kerja keras kabupaten/kota yang aktif mendampingi desa dan kelurahan.
Selain itu, Kalsel juga meraih peringkat enam nasional dalam kategori koperasi berbadan hukum. Desa Indrasari dinilai layak menjadi lokasi peluncuran karena pernah mendapat kunjungan dan apresiasi langsung dari Menteri Desa dan PDT pada Mei 2025 lalu.

2.013 Koperasi dari Kalsel
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kalsel, Faried Fakhmansyah, menyebut bahwa Kalsel menyumbang 2.013 koperasi dari total 80.081 koperasi Merah Putih se-Indonesia, tersebar di 1.871 desa dan 144 kelurahan. Empat koperasi ditetapkan sebagai percontohan nasional dalam peluncuran ini.
“Koperasi Merah Putih menjadi instrumen baru dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi desa dan mendukung BUMDes yang sudah ada. Ini adalah model ekonomi kerakyatan yang kokoh,” jelas Faried.
Dengan semangat gotong royong dan ekonomi berbasis kekeluargaan, gerakan Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi pilar penting dalam mewujudkan kemandirian desa, pemerataan kesejahteraan, dan kebangkitan ekonomi nasional dari akar rumput. (bin/rasyad)
