Pengawasan tera ulang BBM di Balangan memastikan takaran bahan bakar tetap sesuai standar menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
BALANGAN, borneoinfonews.com – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif, mengapresiasi pengawasan tera ulang alat ukur bahan bakar minyak (BBM) yang dilakukan Tim Metrologi Legal Kabupaten Balangan di SPBU PT Mustafa Kamal, Kecamatan Paringin, Senin (25/5/2026).
Pengawasan tera ulang BBM tersebut melibatkan Pemerintah Kabupaten Balangan, DPRD Balangan, serta Tim Metrologi Legal untuk memastikan masyarakat menerima BBM dengan takaran sesuai standar menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Saiful Arif mengatakan pengawasan alat ukur di SPBU memiliki peran penting dalam menjaga kualitas pelayanan dan melindungi hak konsumen.
“Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan BBM yang diterima masyarakat benar-benar sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku,” ujarnya.
Selain itu, ia menilai kebutuhan BBM biasanya meningkat menjelang hari besar keagamaan. Karena itu, pemerintah perlu memastikan pelayanan SPBU tetap berjalan transparan dan akurat.
Pengawasan Tera Ulang BBM Jaga Kepercayaan Masyarakat
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan langsung terhadap dispenser BBM menggunakan alat standar metrologi.
Tim kemudian mengukur volume BBM yang keluar dari nozzle pengisian untuk memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku.
Saiful Arif menegaskan sinergi antarinstansi menjadi langkah penting dalam meningkatkan pengawasan pelayanan publik.
“Kolaborasi ini penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik, terutama menjelang Iduladha,” katanya.
Menurutnya, pengawasan tera ulang BBM tidak hanya menjaga kualitas pelayanan SPBU, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap distribusi bahan bakar.
Dispenser BBM di SPBU Paringin Dinyatakan Aman
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh dispenser BBM yang diuji masih berada dalam batas toleransi yang diperbolehkan.
Selain itu, Tim Metrologi Legal Kabupaten Balangan juga tidak menemukan penyimpangan pada nozzle pengisian BBM di SPBU PT Mustafa Kamal.
Saiful Arif berharap pengawasan tera ulang BBM terus dilakukan secara berkala agar masyarakat merasa aman saat membeli bahan bakar.
“Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan agar masyarakat merasa aman dan yakin bahwa setiap BBM yang dibeli sesuai dengan jumlah yang seharusnya,” tambahnya.
Melalui pengawasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Balangan dan DPRD Balangan ingin memastikan pelayanan distribusi BBM tetap transparan, akurat, dan sesuai standar bagi masyarakat. (bin)
