Polda Kalimantan Selatan menggelar sarasehan bersama media dan influencer guna memperkuat kolaborasi menjaga Kamtibmas melalui pemberitaan yang menyejukkan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
BANJARBARU, borneoinfonews.com – Di tengah derasnya arus informasi digital yang bergerak tanpa batas, peran media dan para kreator konten semakin strategis dalam menjaga ketenangan serta persatuan masyarakat. Menyadari pentingnya kolaborasi tersebut, Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan menggelar sarasehan bersama awak media dan influencer se-Kalimantan Selatan di Auditorium Polda Kalsel, Selasa (23/6/2026).
Mengusung tema “Bersama Mewujudkan Kamtibmas di Wilayah Kalimantan Selatan Melalui Pemberitaan yang Menyejukkan”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus momentum memperkuat kemitraan antara Polri dan insan informasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Banua.
Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, mengatakan sarasehan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga wadah mempererat komunikasi dan silaturahmi antara Polri, media, serta para kreator konten di Banua.
“Hari ini kita melaksanakan sarasehan dengan seluruh awak media dan influencer yang ada di Kalimantan Selatan. Selain dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

Menurut Kapolda, media memiliki peran penting dalam menciptakan stabilitas sosial melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, edukatif, dan mampu menenangkan masyarakat di tengah berbagai isu yang berkembang.
Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dengan insan informasi yang selama ini menjadi bagian penting dalam penyebaran informasi kepada masyarakat.
“Acara ini juga untuk mendekatkan Polri dengan seluruh awak media dan influencer yang ada di Kalimantan Selatan. Tujuannya adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di Banua yang kita cintai ini,” katanya.
Dalam sesi diskusi, peserta turut menyampaikan berbagai pandangan terkait tantangan dunia informasi di era digital. Mulai dari percepatan arus informasi, literasi digital, hingga pentingnya menjaga akurasi pemberitaan menjadi topik yang dibahas secara terbuka.
Kapolda berharap komunikasi yang telah terbangun dapat terus berlanjut melalui forum-forum diskusi yang dilaksanakan secara berkala.
“Saya berharap silaturahmi dan diskusi ini tidak hanya sampai di sini. Ke depan akan kita laksanakan secara periodik sehingga komunikasi dan kolaborasi dapat terus terjaga,” ungkapnya.

Ia juga mengajak media dan influencer untuk terus menghadirkan karya jurnalistik maupun konten digital yang edukatif, konstruktif, dan mampu memperkuat persatuan masyarakat.
“Saya juga berharap kita sama-sama menjaga situasi Kamtibmas melalui pemberitaan-pemberitaan dan konten-konten positif yang kita berikan kepada masyarakat,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan apresiasi kepada media dan influencer yang selama ini dinilai menjadi mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi positif kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, selama ini rekan-rekan wartawan, media, dan influencer bersama-sama dengan kami cukup banyak membantu menjaga situasi Kamtibmas, memberitakan hal-hal positif, serta menyampaikan konten-konten yang positif kepada masyarakat,” tandasnya.
Melalui sarasehan ini, Polda Kalimantan Selatan berharap sinergi antara kepolisian, media, dan influencer semakin kuat dalam menjaga ruang informasi yang sehat, meningkatkan literasi publik, serta menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. (bin/rasyad)
