Beragam Pangan Lokal Antar Balangan Juara B2SA Kalsel

Ketua TP PKK Kabupaten Balangan menunjukkan dan mencicipi menu Juara I Lomba B2SA Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Berawal dari seleksi delapan kecamatan hingga inovasi mengolah pangan lokal, Kabupaten Balangan sukses meraih Juara I Lomba Cipta Menu B2SA Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

BANJARBARU, borneoinfonews.com – Keberhasilan Kabupaten Balangan meraih Juara I pada Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 merupakan hasil dari persiapan panjang yang dilakukan sejak tingkat kabupaten hingga menghadirkan inovasi menu berbasis pangan lokal.

Analis Pola Konsumsi Pangan Masyarakat Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan, Aisyah, S.ST., M.M., mengatakan sebelum mengikuti lomba tingkat provinsi, pihaknya terlebih dahulu menggelar Lomba Cipta Menu B2SA tingkat kabupaten yang diikuti delapan kecamatan.

Perwakilan terbaik dari ajang tersebut kemudian dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Balangan di tingkat provinsi.

“Alhamdulillah, Balangan mendapatkan juara pertama. Persiapan kami dimulai dari tingkat kabupaten dengan mengadakan Lomba Menu B2SA yang diikuti delapan kecamatan. Perwakilan yang mengikuti lomba tingkat provinsi merupakan juara pertama tingkat kabupaten yang telah kami laksanakan sebelumnya,” ujarnya.

Menurut Aisyah, selama masa persiapan DKP3 terus berkolaborasi dengan tim dari Kecamatan Awayan. Berbagai evaluasi dan penyempurnaan dilakukan agar menu yang ditampilkan benar-benar mencerminkan potensi pangan lokal Kabupaten Balangan.

Aisyah, S.ST., M.M., Analis Pola Konsumsi Pangan Masyarakat DKP3 Kabupaten Balangan, memberikan keterangan kepada awak media usai Lomba B2SA Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Rabu (5/8/2026).

“Kami selalu berkolaborasi dengan teman-teman dari Kecamatan Awayan yang sangat semangat mengikuti kegiatan ini. Kami terus memperbaiki menu-menu yang sudah dibuat dan mengembangkan berbagai inovasi agar benar-benar memanfaatkan pangan lokal, terutama sumber karbohidrat seperti waluh, ubi, dan pisang yang menjadi potensi daerah,” katanya.

Ia menjelaskan, menu yang diperlombakan tidak hanya menggunakan satu jenis bahan, melainkan memanfaatkan beragam pangan lokal yang dipadukan menjadi sajian bergizi, seimbang, aman, dan menarik sesuai konsep B2SA.

“Alhamdulillah, berkat ide teman-teman dari Kecamatan Awayan dan masukan dari Bidang Ketahanan Pangan, menu yang ditampilkan benar-benar mengangkat pangan lokal. Sumber karbohidrat yang kami gunakan berasal dari bahan-bahan khas Balangan, seperti waluh, ubi, dan pisang. Semua bahan itu kami kreasikan dari bentuk, warna, hingga rasa sehingga mampu menampilkan yang terbaik pada lomba ini,” jelasnya.

Salah satu bahan yang menjadi perhatian adalah waluh atau labu yang selama ini menjadi salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Balangan. Bersama ubi, pisang, dan bahan pangan lokal lainnya, komoditas tersebut diolah menjadi menu yang tidak hanya memiliki cita rasa lezat, tetapi juga memenuhi unsur gizi yang dibutuhkan.

Usai dinobatkan sebagai Juara I, Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Hj. Sri Huriyati Hadi, memperkenalkan langsung menu yang mengantarkan Balangan meraih prestasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu merupakan hasil kreativitas tim dalam mengolah berbagai bahan pangan lokal menjadi sajian yang bergizi, beragam, seimbang, dan aman.

“Jadi hari ini di depan kami ada menu yang telah membawa Kabupaten Balangan mendapatkan juara satu dalam Lomba B2SA, Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman. Jadi ini adalah menunya. Ini adalah bahan-bahan yang bergizi, beragam dengan inovasi-inovasi yang kreatif dan enak sekali. Bahan lokal yang ada di kabupaten kita,” ujarnya.

Setelah memperkenalkan menu tersebut, Sri Huriyati mencicipi langsung hidangan hasil karya kontingen Balangan.

“Bismillahirrahmanirrahim,” ucapnya sebelum menyantap hidangan tersebut.

Usai mencicipinya, ia mengaku puas dengan cita rasa menu yang disajikan.

“Enak sekali,” katanya.

Di akhir penyampaiannya, Sri Huriyati menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras selama proses persiapan hingga akhirnya berhasil mengharumkan nama Kabupaten Balangan.

“Terima kasih untuk perjuangannya. Balangan baharat, baharat, baharat,” ucapnya.

Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin memanfaatkan potensi pangan lokal sebagai sumber pangan bergizi sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi menu yang bernilai ekonomi dan mendukung ketahanan pangan daerah. (bin/rasyad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *