Konsultasi publik rencana pembangunan Balangan Park melibatkan pemerintah, masyarakat, dan pemilik lahan sebagai langkah awal mewujudkan pembangunan yang transparan, partisipatif, dan berkepastian hukum.
BALANGAN, borneoinfonews.com – Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Balangan, Fery Fadly, menghadiri Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Balangan Park di Aula Benteng Tundakan, Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan, Selasa (30/6/2026). Forum tersebut menjadi tahapan awal perencanaan pembangunan dengan mengedepankan keterbukaan informasi, partisipasi masyarakat, dan transparansi proses.
Pemerintah Kabupaten Balangan menggelar konsultasi publik dengan melibatkan instansi terkait, aparat penegak hukum, pemerintah desa, masyarakat, serta pemilik lahan yang berada di kawasan indikatif pembangunan Balangan Park.
Forum tersebut menjadi ruang dialog untuk menyampaikan informasi sekaligus menghimpun aspirasi, saran, dan masukan dari seluruh pemangku kepentingan.
Libatkan Masyarakat Sejak Awal
Dalam kegiatan itu, panitia memaparkan rencana lokasi pembangunan, perkiraan luas kawasan yang akan dikembangkan, serta tahapan perencanaan yang akan dilaksanakan.
Masyarakat juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pendapat, pertanyaan, dan masukan sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan yang terbuka dan akuntabel.
Kehadiran Kantor Pertanahan Kabupaten Balangan menunjukkan dukungan terhadap pembangunan daerah yang tetap mengutamakan kepastian hukum di bidang pertanahan.
Dukung Pembangunan Transparan
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Balangan, Fery Fadly, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat sejak tahap perencanaan memegang peranan penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Melalui komunikasi yang terbuka dan kolaboratif, setiap tahapan pembangunan dapat berjalan lebih baik. Partisipasi masyarakat juga menjadi kunci untuk meminimalkan potensi permasalahan sekaligus membangun kepercayaan terhadap pelaksanaan pembangunan,” ujarnya.
Kantor Pertanahan Kabupaten Balangan terus mendukung program pembangunan strategis yang mengedepankan kepastian hukum, transparansi, dan kolaborasi lintas sektor.
Sinergi tersebut diharapkan mampu memperlancar rencana pembangunan Balangan Park sekaligus memberikan manfaat bagi kemajuan daerah, peningkatan pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah juga menegaskan bahwa pembangunan yang berkualitas harus dimulai melalui proses yang terbuka dan melibatkan seluruh pihak. Dengan cara itu, setiap kebijakan diharapkan mampu memberikan manfaat bersama dan mendukung pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan. (bin/Adv)
