Dua Kecelakaan di Jalan Ir. P.M. Noor, Tiga Orang Tewas

Kecelakaan antara sepeda motor Honda Supra X 125 dan mobil pikap Suzuki Mega Carry bermuatan ikan di Bundaran Tugu Durian, Desa Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Dua kecelakaan maut terjadi di kawasan Sungai Ulin, Banjarbaru, dan Bundaran Tugu Durian, Kabupaten Banjar, pada Rabu dini hari. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia.

MARTAPURA, borneoinfonews.com – Dua kecelakaan fatal terjadi di ruas Jalan Ir. P.M. Noor, Kalimantan Selatan, Rabu (28/10/2026) dini hari. Dalam rentang waktu berdekatan, satu orang dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan di wilayah Sungai Ulin, Banjarbaru, sementara dua orang lainnya tewas dalam tabrakan di Bundaran Tugu Durian, Desa Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Kecelakaan pertama dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.00 WITA di kawasan Sungai Ulin, Banjarbaru, pada tikungan sebelum Yonif 623 jika melaju dari arah Banjarbaru menuju Aranio atau Riam Kanan. Korban berinisial WD, warga Desa Aranio, mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi DA 4929 QI. WD dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Informasi mengenai dugaan tabrak lari sempat beredar di grup WhatsApp, tetapi belum terkonfirmasi.

Kecelakaan kedua terjadi di Bundaran Tugu Durian, Desa Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar. Informasi mengenai kejadian tersebut diterima sekitar pukul 04.50 WITA. Tabrakan melibatkan sepeda motor Honda Supra X 125 bernomor polisi DA 2945 VN dan mobil pikap Suzuki Mega Carry bernomor polisi DA 8168 BT yang mengangkut ikan. Dua orang yang berada di sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian.

Kedua korban berinisial MTR (23), warga Pantai Hambawang, dan MR (34), warga Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Berdasarkan keterangan kepolisian, MR mengendarai sepeda motor, sedangkan MTR menjadi penumpang. Sepeda motor melaju dari arah Banjarbaru menuju Aranio sebelum bertabrakan dengan pikap yang datang dari arah berlawanan, yakni dari Aranio menuju Banjarbaru.

Polisi Jelaskan Kronologi Tabrakan

Kasat Lantas Polres Banjar Iptu Agung Iswahyudi menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi saat sepeda motor dan mobil pikap melintas dari arah berlawanan di jalan menikung. Menurut keterangan polisi, sepeda motor diduga melebar ke sisi kanan jalan hingga bertabrakan dengan mobil pikap.

“Pada saat di TKP, posisi jalan menikung. Sepeda motor tersebut melambung ke kanan jalan sehingga tertabrak oleh mobil pick up Suzuki Mega Carry yang datang dari arah berlawanan, yakni dari Aranio menuju Banjarbaru,” jelas Agung.

Petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan saksi.

Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor Honda Supra X 125 dan mobil pikap Suzuki Mega Carry di Bundaran Tugu Durian, Desa Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Rabu (28/10/2026) dini hari.

Saksi Berada Sekitar 100 Meter di Depan Korban

Candra, teman korban, mengatakan dirinya berada dalam rombongan empat orang yang menggunakan dua sepeda motor, masing-masing berboncengan. Mereka sedang dalam perjalanan dari Banjarbaru menuju tempat kerja di kawasan Gunung Papua, tempat mereka bekerja pada proyek perbaikan jalan.

Saat perjalanan berlangsung, Candra berada sekitar 100 meter di depan sepeda motor yang ditumpangi kedua korban.

“Saya kan udah duluan,” Jelas Candra

Ia mengatakan kedua korban berada di belakangnya. Ketika mendengar suara dari arah belakang, Candra langsung memutar balik untuk melihat keadaan.

“Tiba-tiba ada suara terdengar,” tuturnya.

Namun, Candra mengaku tidak mengetahui secara pasti bagaimana tabrakan tersebut terjadi karena tidak melihat langsung detik-detik benturan.

“Saya kurang tahu,” tutupnya.

Sopir Pikap Sampaikan Keterangannya

Pengemudi pikap berinisial MJ juga menyampaikan keterangannya mengenai kecelakaan tersebut. Ia mengatakan sedang melaju dari arah Riam Kanan menuju Keliling Benteng dan telah beberapa kali memberikan isyarat lampu jauh sebelum memasuki tikungan.

“Dari jarak yang cukup jauh sebelum tikungan, saya sudah beberapa kali memberikan isyarat dengan lampu jauh,” ujar MJ.

Menurut penuturannya, dua sepeda motor datang dari arah berlawanan dengan jarak tertentu. Ia mengaku menghindari sepeda motor pertama dengan membanting setir ke kiri.

Kondisi mobil pikap Suzuki Mega Carry yang mengalami ringsek setelah bertabrakan dengan sepeda motor di Bundaran Tugu Durian, Desa Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Rabu (28/10/2026) dini hari.

MJ kemudian menyebut sepeda motor kedua yang ditumpangi korban melebar ke kanan hingga masuk ke jalur pikap. Ia mengaku refleks membanting setir ke kanan untuk menghindar, tetapi jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Ia mengatakan benturan mengenai bagian depan sebelah kiri mobil pikapnya. Setelah kejadian, pengendara beserta sepeda motornya terpental, satu ke sisi kiri jalan dan satu lainnya ke bagian tengah jalan.

Korban Dibawa ke RSUD Ratu Zalecha

Setelah kejadian, kedua korban dibawa ke kamar jenazah RSUD Ratu Zalecha Martapura. Jenazah kemudian dijemput keluarga masing-masing untuk dibawa ke Hulu Sungai Tengah dan Jakarta Selatan.

Sementara itu, kecelakaan pertama di wilayah Sungai Ulin, Banjarbaru, juga mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Dengan demikian, tiga orang dilaporkan meninggal dunia dalam dua kecelakaan yang terjadi di ruas Jalan Ir. P.M. Noor pada Rabu dini hari.

Kepolisian mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati saat melintasi tikungan, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan.

(borneoinfonews/rasyad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *