Martapura, borneoinfonews.com – Suasana di Pendopo atau Mahligai Sultan Adam, Martapura terlihat lebih sibuk dari biasanya. Hal ini menyusul adanya dapur umum yang sudah dibuka sejak beberapa hari lalu guna membantu warga yang terkena dampak banjir.
Dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Banjar, Said Idrus, juga turut membantu para relawan membungkus nasi yang akan dibagikan kepada masyarakat. Said Idrus tampak antusias membantu relawan dan bergerumul dengan para relawan. Sabtu, (01/02/2025) Sore.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar untuk membantu warga yang terkena dampak banjir. Dapur umum ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang terkena dampak banjir.
Dapur umum ini digagas dan dibuka oleh H. Mansyur, orang tua dari Bupati Banjar, H. Saidi Mansyur. Dapur umum ini akan menyiapkan sekitar 100 ribu bungkus nasi per hari dan dibagikan kepada warga Kabupaten Banjar yang terdampak banjir. Saat ini, banjir sudah terjadi di 122 Desa di 11 kecamatan di Kabupaten Banjar.
Sejak siang itu, logistik untuk dapur umum di pendopo terus berdatangan, di antaranya puluhan karung beras dan ratusan dus mi instan, Danging, Ayam hingga telur.
“Insya Allah, bantuan dari sejumlah pihak ini akan terus mengalir dan berikutnya akan kita siapkan makanan dan dibagi hingga ke pelosok-pelosok desa,” kata H. Mansyur.
Dia menyatakan bahwa bantuan berupa nasi bungkus dan bahan makanan itu akan dibagikan kepada para korban banjir hingga air banjir menyurut.Dengan adanya dapur umum ini, diharapkan warga yang terkena dampak banjir dapat merasa lebih terbantu dan nyaman.(BIN)
