TP PKK Kalsel dan Dinas Kominfo Bersinergi Berantas Judi Online dan Pinjaman Online Ilegal

Banjarbaru, borneoinfonews.com – Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berkomitmen untuk memberantas maraknya judi online (judol) dan pinjaman online ilegal (pinjol) dengan menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kalsel. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya serta dampak negatif dari kedua praktik ilegal tersebut, yang semakin marak dan meresahkan.

Ketua TP PKK Kalsel yang diwakili Ketua Tim Pokja I, Nafizah, menyatakan bahwa pihaknya menggandeng Dinas Kominfo Kalsel guna menyusun strategi sosialisasi yang efektif dan tepat sasaran.

“Kami datang ke sini untuk berkonsultasi dengan Dinas Kominfo Kalsel agar dapat menemukan metode terbaik dalam menyosialisasikan bahaya judol dan pinjol kepada masyarakat. Kami ingin masyarakat memahami bahwa praktik ini dapat berdampak buruk bagi kehidupan sosial dan ekonomi mereka,” ujarnya dalam pertemuan di Banjarbaru, Kamis (20/3/2025).

Lebih lanjut, Nafizah menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari inisiatif Tim Pokja I TP PKK Kalsel yang bertujuan memberikan edukasi serta perlindungan kepada masyarakat dari dampak negatif judol dan pinjol ilegal.

“Sosialisasi ini menjadi salah satu langkah preventif yang kami lakukan agar masyarakat tidak terjerumus dalam praktik yang dapat merugikan mereka secara finansial maupun psikologis. Kami berharap program ini bisa memberikan manfaat nyata,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kominfo Kalsel yang diwakili oleh Plt. Sekretaris Dinas Kominfo Kalsel, Sucilianita Akbar, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung upaya edukasi ini dengan memanfaatkan berbagai platform komunikasi yang dimiliki.

“Kami memiliki program podcast yang bisa digunakan untuk menyebarkan informasi mengenai bahaya judol dan pinjol. Selain itu, kami juga akan memanfaatkan media videotron yang tersedia di berbagai lokasi strategis sebagai sarana penyebarluasan informasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Dengan adanya sinergi antara TP PKK Kalsel dan Dinas Kominfo Kalsel, diharapkan edukasi mengenai bahaya judi online dan pinjaman online ilegal dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Melalui langkah ini, diharapkan dapat menekan angka keterlibatan masyarakat dalam aktivitas ilegal tersebut serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi digital dan keuangan yang sehat. (bin/mck)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *