Karang Intan, Borneoinfonews.com – Aksi pengrusakan dan pencurian terhadap fasilitas umum terjadi untuk pertama kalinya di Desa Awang Bangkal Timur. Satu unit lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) tenaga surya yang terpasang di Jalan Gubernur Sahbirin Noor, RT 04, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, ditemukan dalam kondisi rusak dengan beberapa komponennya hilang, diduga akibat ulah orang tak dikenal.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Ketua Masyarakat Peduli Api (MPA) Palawangan, Ahmad Guntur, bersama anggotanya, Aspuadi, pada Senin pagi (14/7/2025) sekitar pukul 10.38 WITA. Saat melakukan patroli rutin, mereka menemukan tiang PJU dalam kondisi miring ke pinggir jalan. Lampu LED serta baterai penyimpanan tenaga surya sudah tidak ada, sementara panel surya masih tertinggal di lokasi.
“Kami menduga pelaku menjatuhkan tiang secara paksa untuk mengambil lampu dan baterai. Kalau tidak cepat ditindaklanjuti, bisa saja kejadian ini memicu aksi serupa di titik lainnya,” ujar Ahmad Guntur kepada Borneo Info News.

Ahmad Guntur segera mendokumentasikan kondisi lapangan dan mengamankan area sekitar. Warga dan relawan MPA Palawangan juga mencatat titik koordinat GPS lokasi kejadian serta menyampaikan laporan kepada Ketua RT setempat yang langsung melakukan verifikasi lapangan.
Peristiwa ini terjadi di area sebelum Jembatan Atakau, salah satu ruas yang dikenal rawan karena kurangnya penerangan dan minim pengawasan di malam hari.
“Lampu PJU ini sangat penting untuk keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar. Mengingat jalur ini rawan kecelakaan, kami harap aparat bergerak cepat,” tambah Guntur.
Polisi Tindak Lanjut, Personel Dikerahkan

Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Karang Intan, Polres Banjar, Ipda Gandhy Pun, segera menurunkan sejumlah personel ke lokasi untuk melakukan pengecekan, pengamanan, dan pengumpulan keterangan awal di lapangan.
“Terima kasih atas informasinya, personel Polsek segera merapat,” ujar Ipda Gandhy singkat melalui pesan WhatsApp.
Tak lama kemudian, sejumlah personel Polsek Karang Intan tiba di lokasi kejadian untuk memastikan kebenaran laporan tersebut, serta menunggu laporan resmi dari dinas terkait guna proses lebih lanjut.
Dishub Kalsel Masih Kroscek Status Aset
Sementara itu, Imam Miftakhudin dari Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan bahwa pihaknya masih perlu melakukan verifikasi terkait status lampu PJU tersebut.
“Ini coba kami kroscek dulu, karena memang ada sebagian lampu milik kami, dan ada juga yang bukan. Kami akan turun bersama tim dan menyampaikan hasilnya ke pimpinan,” ucap Imam melalui sambungan telepon.

Pemerintah Desa Meminta Penanganan Serius
Pambakal Desa Awang Bangkal Timur, Saifullah, membenarkan adanya insiden tersebut dan menyatakan bahwa pihak desa telah mengambil langkah awal koordinasi dengan aparat kepolisian dan Dishub Provinsi.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Kapolsek Karang Intan dan juga telah menyampaikan laporan melalui perangkat desa ke Dishub Provinsi Kalsel,” ujarnya.

Hingga berita ini ditayangkan, proses penelusuran dan pengamanan lokasi kejadian masih berlangsung. Pemerintah desa bersama warga mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan aktif menjaga fasilitas umum yang sangat vital bagi keselamatan bersama.
Reporter: M. Rasyad
Redaksi: Borneoinfonews.com
