BANJAR, borneoinfonews.com – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mengapresiasi pelaksanaan Deklarasi Desa Bersinar yang di selenggarakan PABPDSI Kalimantan Selatan di Desa Indrasari, Kabupaten Banjar. Ia menilai kegiatan ini sebagai bukti nyata komitmen pemerintah dalam menekan penyalahgunaan dan peredaran narkoba hingga ke tingkat desa.
Menurut Gubernur, Kalimantan Selatan saat ini berhasil menurunkan tingkat penyalahgunaan narkoba secara signifikan. “Alhamdulillah, kalau dulu kita berada di urutan ketiga, kini sudah turun ke urutan kesembilan nasional,” ujarnya bangga. Penurunan ini, kata dia, tak lepas dari kolaborasi antara BNN, Polda Kalsel, dan dukungan aktif masyarakat.
Ia juga menyebut pembentukan Satgas Desa Bersinar sebagai langkah penting dalam memperkuat deteksi dini di lapangan. Dengan peran aktif perangkat desa dan masyarakat, laporan terkait aktivitas mencurigakan bisa cepat ditindaklanjuti aparat.
“Kalau informasi dari masyarakat cepat sampai, polisi dan BNN juga lebih mudah bergerak,” tegasnya. “Kita harap gerakan seperti ini berlanjut terus, supaya Kalsel benar-benar bebas dari narkoba.”
Gubernur Muhidin menambahkan, keberhasilan pemberantasan narkoba harus dijaga dengan kerja sama berkelanjutan dan pengawasan sosial di seluruh wilayah. Menurutnya, Desa Bersinar adalah langkah konkret untuk menjadikan Kalsel provinsi yang aman dan sehat dari ancaman narkoba. (bin/rasyad)
