TMMD 2026 Jangkau Seluruh Wilayah Kalsel

BANJARBARU, borneoinfonews.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa memastikan Program TNI Manunggal Membangun Desa Tahun 2026 menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Program lintas sektor tersebut dilaksanakan di 11 lokasi sebagai upaya pemerataan pembangunan dan penguatan infrastruktur desa.

Kepala Dinas PMD Provinsi Kalimantan Selatan Iwan Ristianto melalui Kepala Seksi Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan Andie Putra Pratama menyampaikan bahwa TMMD menjadi salah satu prioritas strategis pembangunan perdesaan tahun 2026, khususnya dalam peningkatan kualitas sarana dan prasarana desa serta antar desa. “Pada tahun 2026, fokus kami di bidang pengembangan kawasan perdesaan tetap pada tugas pokok fungsi, yaitu pembangunan sarana dan prasarana desa maupun antar desa. Salah satunya melalui pola TMMD yang melibatkan TNI sebagai wujud sinergitas antara pemerintah daerah dan TNI,” ujar Andie di Banjarbaru, Jumat (23/1/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur desa melalui TMMD diarahkan pada wilayah-wilayah yang masih terisolasi agar terbuka akses dan konektivitasnya. Program ini juga diharapkan mampu mendukung peningkatan Indeks Desa, khususnya pada subdimensi sarana dan prasarana. “Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan nilai Indeks Desa, sehingga desa-desa di Kalimantan Selatan dapat semakin berkembang dan mandiri,” ujarnya.

Selain melalui TMMD, DPMD Kalsel juga memperkuat kolaborasi dengan Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Kalsel untuk mendukung pembangunan kawasan perdesaan yang terintegrasi. Sinergi lintas sektor ini dinilai penting agar pembangunan desa berjalan berkelanjutan dan saling terhubung.

Andie mengungkapkan, jumlah lokasi TMMD di Kalimantan Selatan pada tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Dari tujuh lokasi TMMD reguler, kini meningkat menjadi 11 lokasi yang terdiri dari tujuh TMMD reguler dan empat TMMD imbangan yang dilaksanakan melalui TMMD ke-127 hingga ke-130. “Ini menjadi capaian yang cukup istimewa, karena Kalimantan Selatan mendapat apresiasi dari pihak TNI sebagai provinsi yang mampu melaksanakan seluruh rangkaian TMMD di seluruh wilayah kabupaten dan kota,” pungkasnya. (bin/mc )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *