BMKG Ingatkan Potensi Hujan Saat Awal Mudik Lebaran 2026

Prakiraan cuaca BMKG menjelang mudik Lebaran 2026

BMKG meminta pemudik tetap memantau informasi cuaca resmi dan mewaspadai hujan disertai petir serta angin kencang di sejumlah wilayah.

JAKARTA, borneoinfonews.com – Menjelang arus awal mudik Lebaran 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.

Pembaruan prakiraan cuaca yang dirilis BMKG menunjukkan bahwa secara umum kondisi atmosfer di sebagian besar wilayah Indonesia masih relatif kondusif. Namun dinamika atmosfer tetap berpotensi memicu pertumbuhan awan hujan selama periode perjalanan mudik.

Aktivitas fenomena atmosfer seperti Madden–Julian Oscillation (MJO) yang masih aktif di wilayah selatan dan timur Indonesia turut memengaruhi peningkatan potensi hujan. Kondisi ini juga diperkuat aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial serta Gelombang Kelvin pada periode 13-20 Maret 2026.

Selain itu, tingkat kelembapan udara yang relatif tinggi serta kondisi atmosfer yang cukup labil meningkatkan peluang terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah.

BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi pada periode 14–17 Maret 2026 di sebagian wilayah Sumatra serta sebagian Jawa bagian tengah dan timur. Sementara pada periode 18–20 Maret 2026, potensi hujan juga diprediksi terjadi di sebagian wilayah Sulawesi Selatan dan Papua.

Di sektor penerbangan, BMKG juga mengidentifikasi potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus cloud dengan cakupan cukup luas di sejumlah jalur mudik udara, terutama di wilayah Laut Maluku dan utara Papua.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengingatkan masyarakat agar tetap tenang namun waspada dalam menyikapi perkembangan cuaca selama perjalanan mudik.

“Tetap pantau informasi cuaca darat, laut, dan udara yang terbarui untuk menyesuaikan rencana perjalanan mudik melalui berbagai kanal resmi BMKG,” ujarnya dalam siaran pers, Minggu (15/3/2026).

Sementara itu, Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani menjelaskan dinamika atmosfer yang terjadi saat ini mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah.

Pelaksana Harian Direktur Meteorologi Publik BMKG Ida Pramuwardani merekomendasikan masyarakat memantau informasi cuaca melalui aplikasi InfoBMKG atau situs resmi BMKG. Masyarakat juga diimbau menyiapkan perlengkapan darurat, meningkatkan kewaspadaan saat berkendara dalam kondisi hujan, serta memastikan rumah aman sebelum ditinggalkan selama mudik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *