Akses Pengaron–Sambung Makmur rusak parah, warga gotong royong perbaiki jalan secara swadaya
BANJAR, borneoinfonews.com – Warga Dusun Baliangin Bawah, Desa Mangkauk, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, menanam pohon pisang di tengah jalan yang rusak parah sebagai bentuk protes, Rabu (8/4/2026).
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan warga karena kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki meski telah dikeluhkan selama bertahun-tahun.
Dalam video yang beredar, terlihat kondisi jalan berlubang, berlumpur, dan digenangi air, sehingga menyulitkan pengendara yang melintas. Jalan tersebut merupakan penghubung antar desa, yakni Desa Sungai Batang Banyu, Kecamatan Sambung Makmur, dengan Desa Mangkauk, Kecamatan Pengaron.
Tak hanya sebagai bentuk protes, warga juga tampak bergotong royong memperbaiki jalan secara mandiri. Sekitar sebulan terakhir, kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap hari Sabtu secara swadaya dengan dukungan dari pihak desa.
“Jalan ini sudah dari dulu seperti ini, dari saya kecil sampai sekarang tidak ada perubahan,” ujar IN salah seorang warga.
Kondisi jalan yang berlubang dan cukup dalam bahkan telah memakan korban. Warga menyebut, seorang anak sekolah pernah terjatuh ke dalam kubangan lumpur saat melintas di jalan tersebut.
Warga juga mengungkapkan bahwa perbaikan jalan biasanya hanya dilakukan menjelang momen tertentu dan tidak bersifat permanen.
Selain itu, pihak kabupaten disebut telah melakukan pengukuran di lokasi sekitar lima hari yang lalu, namun hingga kini belum ada realisasi perbaikan.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan mengingat jalan tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas sehari-hari.
“Kami minta secepatnya diperbaiki, karena ini jalan penting bagi aktivitas warga,” harap warga.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. (bin/rasyad)
