Polwan Polresta Banjarmasin Masuk Sekolah, Siswa Diajak Berani Lawan Bullying dan Narkoba

Polwan Polresta Banjarmasin memberikan edukasi kepada siswa SMPN 30 melalui kegiatan Polwan Goes To School

BANJARMASIN, borneoinfonews.com – Pesan untuk berani melindungi diri dan melawan narkoba disampaikan jajaran Polisi Wanita (Polwan) Polresta Banjarmasin kepada pelajar SMP Negeri 30 Banjarmasin. Edukasi tersebut dikemas melalui program Polwan Goes To School dalam rangka memperingati Hari Jadi Polwan Republik Indonesia ke-78 Tahun 2026, Senin (24/8/2026).

Dipimpin Aiptu Lenny Mariani, jajaran Srikandi Polresta Banjarmasin hadir langsung di lingkungan sekolah untuk memberikan edukasi sekaligus menanamkan nilai disiplin dan perlindungan diri kepada para pelajar.

Lenny mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polwan untuk hadir lebih dekat dengan generasi muda.

Menurutnya, pelajar perlu mendapatkan pemahaman sejak dini mengenai pentingnya menjaga diri dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman serta bebas dari bullying, narkoba dan kenakalan remaja.

“Semua harus berani katakan tidak pada narkoba dan ini untuk melindungi diri adik-adik,” ucap Aiptu Lenny Mariani.

Selain mengingatkan bahaya narkoba, Lenny berpesan agar para siswa rajin belajar serta menghormati orang tua dan guru. Ia berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang membanggakan Kota Banjarmasin.

Jajaran Srikandi Polresta Banjarmasin memberikan edukasi kepada siswa SMP Negeri 30 Banjarmasin melalui program Polwan Goes To School, Senin (24/8/2026).

Para siswa juga diimbau tidak takut melapor ketika menghadapi persoalan, baik kepada guru maupun langsung kepada pihak kepolisian.

“Keberanian adik-adik melapor adalah awal pencegahan,” tutur Lenny.

Kegiatan Polwan Goes To School tersebut mendapat respons positif dari pihak sekolah. Kepala sekolah, dewan guru dan para siswa SMPN 30 Banjarmasin turut mengapresiasi materi yang disampaikan jajaran Polwan.

Melalui kegiatan tersebut, Polresta Banjarmasin berharap edukasi kepada pelajar dapat membantu membangun lingkungan sekolah yang lebih aman sekaligus mendorong keberanian siswa menjaga diri dan melaporkan persoalan yang mereka hadapi.

(bin/rasyad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *