Kebakaran Hebat di Indrasari Martapura, Lokasi Diduga Penimbunan Solar Dilalap Api

Kebakaran terjadi Kamis malam dan sempat sulit dipadamkan karena sumber air terbatas. Sejumlah warga juga mengaku mendengar beberapa kali suara ledakan dari lokasi.

MARTAPURA, borneoinfonews.com – Warga Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, geger setelah kobaran api membesar di kawasan Jalan Lestari, Kamis (24/9/2026) malam.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 22.00 WITA. Api melanda area yang menurut keterangan warga diduga merupakan gudang penimbunan BBM dan kemudian merambah ke bangunan kantor PT Resha Rabby Lestari yang berdampingan dengan gudang tersebut.

Suasana semakin tegang setelah sejumlah warga mengaku mendengar suara ledakan beberapa kali dari arah lokasi.

Puluhan mobil pemadam kebakaran bersama ratusan relawan langsung berdatangan untuk menangani kobaran api. Proses pemadaman sempat terkendala karena sumber air yang memadai tidak tersedia di sekitar lokasi.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lapangan, api diduga muncul dari area penampungan. Sebuah truk tangki juga ikut terbakar sebelum api merambah bangunan kantor.

Pantauan di Lokasi

Pantauan borneoinfonews.com di lokasi menunjukkan sejumlah tangki, tandon dan drum berada di sekitar area yang terdampak kebakaran.

Beberapa jenis tangki penyimpanan berukuran besar juga terlihat di lokasi.

Sejumlah sepeda motor terlihat mengalami kerusakan setelah terdampak kebakaran di kawasan Jalan Lestari, Indrasari.

Sejumlah truk tangki dan dump truck tampak terdampak kebakaran. Sedikitnya lima sepeda motor juga terlihat mengalami kerusakan berat.

Pada beberapa wadah penyimpanan terlihat cairan yang secara kasatmata menyerupai solar. Sementara sejumlah drum tampak berisi cairan yang menyerupai oli.

Namun, pengamatan visual tersebut tidak dapat memastikan jenis maupun jumlah material yang berada di dalam wadah.

Karena itu, isi tangki, tandon dan drum masih memerlukan pemeriksaan untuk memastikan material yang tersimpan di dalamnya.

Begitu pula dengan dugaan bahwa kawasan tersebut merupakan lokasi penimbunan BBM. Informasi tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari pengelola maupun instansi berwenang.

Warga Sebut Dugaan Penimbunan BBM

Informasi mengenai dugaan aktivitas penimbunan BBM berasal dari keterangan warga di sekitar lokasi.

Sejumlah tangki dan drum serta bekas tandon dan juga sisa material bangunanan terlihat di lokasi yang terdampak kebakaran.

Seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan menduga kawasan tersebut digunakan untuk penimbunan BBM jenis solar.

“Ini lokasi penimbunan BBM. Begitu mengetahui ada kebakaran disini, saya yang sedang berada di tempat kerja langsung bergegas pulang untuk memastikan rumah keluarga aman,” ujarnya.

Keterangan tersebut merupakan dugaan dari warga dan belum menjadi konfirmasi resmi mengenai fungsi kawasan maupun jenis material yang tersimpan di dalamnya.

Karena itu, dugaan bahwa material yang terbakar merupakan solar masih menunggu verifikasi dari pihak berwenang.

Warga Mengaku Mendengar Ledakan

Di tengah proses pemadaman, sejumlah warga mengaku mendengar suara ledakan beberapa kali dari arah lokasi.

Namun, tidak semua warga bersedia memberikan keterangan ketika ditanya mengenai dugaan aktivitas penimbunan BBM di kawasan tersebut.

Sikap warga tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk membenarkan ataupun membantah dugaan yang berkembang.

Sementara itu, sumber dan penyebab suara ledakan juga belum dapat dipastikan.

Belum diketahui apakah suara tersebut berkaitan dengan kendaraan, tangki, material tertentu atau benda lain yang berada di sekitar lokasi.

Sejumlah kendaraan, termasuk truk tangki dan dump truck, tampak terdampak kebakaran di lokasi.

Api Berhasil Dikuasai

Puluhan unit mobil pemadam kebakaran dan ratusan relawan terus berjibaku menangani kebakaran.

Sekitar pukul 22.50 WITA, api berhasil dikuasai.

Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Hingga berita ini disusun, penyebab pasti kebakaran belum diketahui.

Sumber api, suara ledakan, jenis material yang terbakar, kondisi isi tangki serta nilai kerugian masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang.

borneoinfonews.com masih menunggu keterangan resmi kepolisian mengenai penyebab dan kronologi lengkap peristiwa tersebut.

(bin/rasyad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *