KONI Balangan Perkuat Manajemen Organisasi dan Administrasi Cabor

Pelatihan manajemen keorganisasian dan administrasi cabang olahraga yang digelar KONI Kabupaten Balangan di Mini Soccer Trivela, Paringin Selatan.

Pelatihan manajemen keorganisasian menyasar penguatan sumber daya manusia, ketertiban administrasi, dan pengelolaan keuangan untuk mendukung peningkatan prestasi olahraga daerah.

PARINGIN, borneoinfonews.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Balangan memperkuat tata kelola organisasi cabang olahraga (cabor) melalui pelatihan manajemen keorganisasian dan administrasi di Mini Soccer Trivela, Kecamatan Paringin Selatan, Kamis (22/10/2026).

Ketua KONI Kabupaten Balangan, Muhammad Fuad Ridha, mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari prioritas kepengurusan pada tahun pertama, yakni konsolidasi organisasi.

Menurutnya, penguatan manajemen dan administrasi masih perlu mendapat perhatian dalam pengelolaan olahraga di Kabupaten Balangan. Karena itu, peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu langkah yang perlu dilakukan, baik di tingkat KONI maupun cabang olahraga anggotanya.

Fuad menjelaskan, organisasi olahraga membutuhkan pengurus yang memahami tata kelola dan administrasi agar kegiatan dapat berjalan lebih terarah. Kemampuan tersebut juga diharapkan mendukung koordinasi antara KONI dan setiap cabang olahraga.

Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan, M. Nor, meminta peserta mengikuti pelatihan dengan serius. Ia berharap materi yang disampaikan narasumber dapat dipahami dan diterapkan dalam pengelolaan organisasi masing-masing.

M. Nor juga menekankan pentingnya ketertiban administrasi keuangan. Menurutnya, dana hibah yang diterima KONI dari pemerintah daerah harus dikelola dan dicatat secara rapi agar penggunaannya dapat dipertanggungjawabkan saat pemeriksaan.

Ia berharap peningkatan kemampuan organisasi dan administrasi dapat berjalan seiring dengan upaya memperbaiki prestasi olahraga di Kabupaten Balangan.

Pelatihan tersebut menjadi salah satu langkah untuk membangun tata kelola organisasi olahraga yang lebih tertib. Penerapan hasil pelatihan dalam administrasi, pengelolaan keuangan, dan pembinaan atlet akan menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan olahraga daerah.

(borneoinfonews/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *