Banjar, borneoInfonews.com – Suasana kebersamaan begitu terasa di Pondok Lima, Sungai Sipai, Martapura, pada Minggu (23/03/2025). Ratusan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banjar berkumpul dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar oleh Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Banjar. Acara ini telah menjadi agenda tahunan dan tahun ini merupakan pelaksanaan yang keempat.
Ketua PABPDSI Kabupaten Banjar, Samhudi, mengungkapkan bahwa selain mempererat hubungan antaranggota BPD, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat sinergi antara BPD dan pemerintah desa.
“Kami ingin memastikan bahwa tugas dan fungsi BPD di desa bisa berjalan sebagaimana mestinya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan komunikasi antara BPD dan pemerintah desa semakin baik, sehingga desa-desa dapat berkembang lebih maju,” ujarnya.

Selain dihadiri anggota BPD dari berbagai kecamatan, kegiatan ini juga turut dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar. Diskusi seputar tugas dan fungsi BPD menjadi salah satu poin penting yang dibahas dalam acara tersebut.
Ketua Panitia, Yadaini Noor, menekankan bahwa keberadaan BPD bukan sekadar lembaga pelengkap, tetapi bagian dari pemerintahan desa yang memiliki peran penting dalam perumusan kebijakan.
“PABPDSI harus menjadi organisasi yang diperhitungkan dalam pemerintahan desa. BPD adalah bagian dari pemerintahan desa, bukan lembaga yang dipandang sebelah mata. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami peran dan fungsi kita dengan baik agar bisa terlibat dalam kebijakan-kebijakan desa,” jelas Yadaini Noor.
Melalui forum ini, anggota BPD juga berkesempatan berbagi pengalaman serta membahas tantangan yang dihadapi di desa masing-masing. Yadaini menambahkan bahwa setiap desa memiliki permasalahan yang berbeda, dan diskusi semacam ini menjadi wadah bagi anggota BPD untuk saling berbagi solusi.

Acara semakin semarak dengan pemberian penghargaan bagi kecamatan dengan jumlah kehadiran anggota BPD terbanyak. Martapura Barat keluar sebagai kecamatan dengan kehadiran terbanyak, disusul Martapura Timur, Karang Intan, Martapura Kota, Aranio, dan Gambut. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar anggota BPD semakin aktif dalam kegiatan organisasi.
Saat waktu berbuka tiba, para peserta duduk lesehan menikmati hidangan yang telah disediakan. Momen berbuka puasa ini tidak hanya menjadi ajang makan bersama, tetapi juga kesempatan untuk mempererat kebersamaan dan membangun komunikasi yang lebih baik antaranggota BPD.

Menutup acara, Yadaini Noor berharap agar silaturahmi dan buka puasa bersama ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya.
“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut sebagai agenda rutin. Ini bukan sekadar buka puasa bersama, tetapi juga momen untuk mempererat komunikasi dan membangun keharmonisan antara BPD dan pemerintah desa. Dengan demikian, kita bisa lebih optimal dalam menjalankan tugas demi kemajuan desa,” pungkasnya.
Terkait kemungkinan buka puasa bersama dengan PABPDSI Kalimantan Selatan di masa mendatang, Yadaini Noor menyatakan bahwa saat ini belum ada rencana, namun tidak menutup kemungkinan akan diadakan ke depannya.
Acara pun ditutup dengan doa bersama, menandai komitmen kuat dari anggota BPD se-Kabupaten Banjar untuk terus bersinergi demi memajukan desa masing-masing. (bin/rasyad)
