Labelisasi Produk Pangan Jadi Kunci Keamanan, Kadis Pertanian Kalsel: Demi Lindungi Keluarga!

Banjarbaru, Borneoinfonews.com Di tengah maraknya peredaran produk pangan tanpa label di pasaran, pemerintah terus mengingatkan pentingnya kesadaran konsumen untuk memilih produk yang aman dan terjamin kualitasnya. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ir. H. Syamsir Rahman, MS, menegaskan pentingnya labelisasi pada setiap produk pangan, baik bahan mentah maupun olahan, demi menjamin keamanan dan kesehatan konsumen.

Dalam pernyataannya, Syamsir menghimbau sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih cermat memilih produk pangan yang mereka konsumsi. “Apapun yang terkait ketahanan pangan — baik mentah maupun olahan, terutama yang siap dikonsumsi — wajib mencantumkan labelisasi,” ujarnya saat ditemui di Banjarbaru.

Labelisasi, jelasnya, bukan hanya soal formalitas, tetapi soal jaminan keamanan. “Label itu penting supaya masyarakat tahu apa yang masuk ke tubuh mereka, yang akan dikonsumsi anak, istri, keluarga. Kalau ada label, itu menjamin: pertama, dari sisi kehalalan; kedua, dari segi keamanan, apakah masih layak dikonsumsi atau sudah berbahaya,” tegas Syamsir.

Ia juga mengingatkan bahwa saat ini banyak produk pangan beredar tanpa label. “Penyebabnya dua: bisa karena ketidaktahuan, atau memang disengaja, misalnya menjual produk kedaluwarsa tapi labelnya dihilangkan. Ini yang harus diwaspadai masyarakat,” ujarnya.

Syamsir menekankan, aturan pemerintah soal pangan tidak dimaksudkan untuk mempersulit usaha, melainkan untuk melindungi masyarakat. “Pemerintah sudah mengatur ketentuannya. Kalau bukan kita yang mulai, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Kita sudah lihat banyak kasus stroke, keracunan, asam urat — semua itu bisa terkait dengan apa yang kita makan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa UMKM yang patuh aturan tidak akan merasa keberatan dengan kewajiban labelisasi ini. “Yang merasa terganggu itu biasanya yang melakukan pelanggaran. UMKM yang lain banyak, dan mereka baik-baik saja karena mematuhi aturan,” jelasnya.

Syamsir pun mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Selatan untuk bersama-sama menjaga ketahanan pangan dan kesehatan keluarga melalui pemilihan produk pangan yang aman dan berlabel. “Sekali lagi, ini semua demi kepentingan kita bersama, demi melindungi keluarga kita sendiri,” pungkasnya. (bin/rasyad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *