Banjar, borneoinfonews.com — Journalist Camp ke-5 resmi dibuka hari ini di kawasan wisata alam Villa Akung, Kabupaten Banjar. Sebanyak 100 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan tampak antusias mengikuti kegiatan yang digagas Komunitas Baret 78 bersama sejumlah mitra dari pemerintah dan swasta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) dengan komunitas media online Baret 78 Kalsel dalam rangka meningkatkan kompetensi jurnalis muda di Banua.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel, Muhammad Muslim, melalui Kepala Seksi Kemitraan Komunikasi Publik dan Hubungan Media, Erlinda Puspita Ningrum, menyampaikan harapannya agar peserta Journalist Camp bisa turut aktif menyebarkan informasi terkait program pembangunan pemerintah.
“Gubernur Kalsel, H. Muhidin, memiliki sejumlah program prioritas seperti infrastruktur, pertanian, pariwisata, dan budaya yang perlu disebarluaskan secara kreatif melalui media dan konten digital,” ujar Puspa saat membuka kegiatan, Senin (26/5/2025).
Menariknya, tahun ini untuk pertama kalinya Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dilibatkan dalam Journalist Camp. Diskominfo menilai KIM memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami ingin komunikasi publik dimulai dari perspektif masyarakat. Jika mereka merasakan dampak nyata, tentu program pemerintah akan lebih diterima. KIM menjadi perpanjangan tangan desiminasi informasi pembangunan,” tambahnya.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel, Zainal Helmi, turut memberikan apresiasi terhadap kolaborasi antara Diskominfo dan komunitas media. Ia menekankan pentingnya memperkuat jejaring komunitas di tengah tantangan disrupsi teknologi, termasuk kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
“Profesi wartawan saat ini sedang menghadapi tantangan besar. Kita perlu merangkul komunitas seperti KIM, bukan merasa lebih unggul. Mereka punya basis massa yang kuat dan bisa jadi mitra strategis bagi dunia media,” tegasnya.

Selama tiga hari ke depan, peserta Journalist Camp akan mendapatkan pelatihan intensif dari sejumlah narasumber berpengalaman, di antaranya Ketua PWI Kalsel, perwakilan AJI Kalsel, JMSI, Siber Polda Kalsel, serta Ikatan Jurnalis Televisi Kalsel.
