Penganiayaan Berat di Awang Bangkal Barat, Satu Orang Tewas

Penganiayaan di jalan tembus Awang Bangkal–Kiram, Kabupaten Banjar, mengakibatkan Ahmadi meninggal dunia dan Anton mengalami luka-luka. Polisi mengamankan seorang pria untuk pemeriksaan.

KARANG INTAN, borneoinfonews.com – Kasus penganiayaan berat terjadi di jalan tembus Awang Bangkal–Kiram, Desa Awang Bangkal Barat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (20/10/2026) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan seorang lainnya mengalami luka-luka.

Kapolres Banjar AKBP Boni Ariefianto, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Karang Intan Ipda Yusup, S.H., membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, kejadian tersebut terjadi di wilayah hukum Polsek Karang Intan. Saat ini, pria yang diamankan masih menjalani pemeriksaan dan kami juga sedang meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mendalami kejadian tersebut,” ujar Ipda Yusup, S.H.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Ahmadi, 32, warga Desa Awang Bangkal Barat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Sementara itu, korban lainnya bernama Anton mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan.

Polisi Amankan Seorang Pria

Dalam penanganan kasus tersebut, jajaran Polsek Karang Intan, Polres Banjar, telah mengamankan seorang pria berinisial U, 35, yang juga merupakan warga Desa Awang Bangkal Barat.

Pria tersebut diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami keterlibatannya dalam peristiwa tersebut.

Kapolsek Karang Intan Ipda Yusup, S.H., menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap pria yang diamankan masih berlangsung. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian kejadian.

Motif Masih Didalami

Hingga berita ini disusun, motif dan kronologi lengkap penganiayaan tersebut belum diketahui secara pasti.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab kejadian serta rangkaian peristiwa yang mengakibatkan Ahmadi meninggal dunia dan Anton mengalami luka-luka.

Perkembangan penanganan perkara tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan dan keterangan resmi lebih lanjut dari kepolisian.

(borneoinfonews/rasyad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *