“Kami Hanya Ingin Diperhatikan” Harapan Warga RT 17 Mantuil untuk Pelindo

BANJARMASIN, Borneoinfonews.com – Di sebuah rumah sederhana di kawasan Antasan Bondan, RT 17 Kelurahan Mantuil, Jumat (29/08/2025) pagi, warga berkumpul dalam pertemuan yang penuh harap. Mereka menyampaikan keresahan yang selama ini mereka pendam: minimnya perhatian terhadap masyarakat yang tinggal di Ring 1 Pelabuhan Basirih.

Ketua RT 17, Rahimah, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Selama delapan tahun menjabat, ia mengaku warganya tidak lagi menerima bantuan berarti.

“Sejak pelabuhan berdiri, kami hanya sekali dapat bantuan sembako, itu pun tahun 2017 menjelang lebaran. Setelah itu, tidak ada lagi,” ujarnya.

Bagi mereka, setiap lebaran bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga harapan kecil akan perhatian perusahaan sekitar.

Persoalan pekerjaan pun menjadi sorotan utama. Rahimah mengaku kecewa karena tenaga kerja di pelabuhan didominasi pendatang.

“Kami ini tinggal di dekat pelabuhan, tapi kenapa tidak diberi kesempatan? Paling tidak, prioritaskan dulu warga sini,” Tuturnya.

Selain itu, warga juga mengungkap masalah serius: rumah mereka rusak akibat aktivitas kendaraan berat. Truk-truk bermuatan yang keluar masuk pelabuhan setiap hari membuat dinding rumah retak. Berdasarkan catatan warga, sedikitnya 50 rumah terdampak dengan tingkat kerusakan berbeda.

Harapan mereka sederhana: perhatian nyata dan janji yang ditepati.

“Ya sabar saja, semoga ke depannya lebih baik. Harapan saya, Pelindo menepati janji-janji yang dulu terlewat. Kalau katanya mereka baru tahu RT 17 ini termasuk Ring 1, ya semoga sekarang benar-benar diperhatikan. Kami ingin Pelindo lebih peduli dan tidak mengabaikan warga seperti selama ini,” tutup Rahimah.

(bin/rasyad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *