Peserta nobar yang mayoritas menjagokan La Furia Roja dibuat terkejut setelah laga Grup H Piala Dunia 2026 berakhir tanpa gol.
Mayoritas peserta nobar sebelumnya meyakini Tim Matador akan meraih kemenangan mudah atas Cape Verde. Bahkan, sejumlah prediksi skor kemenangan Spanyol bermunculan sebelum pertandingan dimulai.
Salah satunya disampaikan Jouhari, warga Jalan KS Tubun, Banjarmasin, yang memprediksi Spanyol mampu menang dengan skor telak.
“Saya dukung Spanyol. Kalau melihat kualitas pemain dan pengalaman mereka, saya prediksi Spanyol menang 4-1 atas Cape Verde,” ujarnya.
Dukungan serupa juga datang dari Direktur Intelkam Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol. Priyanto Priyo, S.I.K., M.H., yang mengaku menjagokan La Furia Roja pada laga tersebut.

Namun jalannya pertandingan jauh dari perkiraan. Meski mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan lawan, Spanyol gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang didapat.
Sebaliknya, Cape Verde tampil disiplin dan mampu meredam serangan demi serangan yang dilancarkan salah satu tim unggulan juara tersebut.
Memasuki babak kedua, Spanyol meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol kemenangan. Akan tetapi, penampilan solid lini belakang dan penjaga gawang Cape Verde membuat gawang mereka tetap aman hingga pertandingan berakhir.
Hasil imbang 0-0 itu pun menjadi kejutan bagi peserta nobar yang memenuhi Gedung Mathilda. Banyak yang mengaku tidak menyangka Cape Verde mampu menahan salah satu kekuatan besar sepak bola dunia.

Meski demikian, hasil tersebut justru mendapat apresiasi karena dianggap membuktikan bahwa sepak bola selalu menghadirkan kejutan yang sulit diprediksi.
“Pertandingannya seru. Walaupun Spanyol tidak menang, Cape Verde tampil luar biasa. Inilah sepak bola, kadang hasilnya di luar dugaan dan itu yang membuat pertandingan semakin menarik,” kata Kombes Pol. Priyanto Priyo.
Laga tersebut sekaligus menjadi salah satu topik hangat dalam kegiatan nobar yang digelar Polresta Banjarmasin dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. (bin/rasyad)
