Pengamanan dilakukan secara humanis saat Aliansi Masyarakat Kalimantan Selatan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor PT PLN (Persero) UP3 Banjarmasin.
BANJARMASIN, borneoinfonews.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PT PLN (Persero) UP3 Banjarmasin, Rabu (29/7/2026). Polresta Banjarmasin menerjunkan personel untuk mengamankan jalannya aksi agar penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Pengamanan dimulai sekitar pukul 15.00 WITA di Kantor PT PLN (Persero) UP3 Banjarmasin, Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin. Kegiatan dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Timbul R.K. Siregar, S.I.K., M.Si.
Sejak massa bergerak dari titik kumpul di Lapangan Kamboja menuju lokasi aksi, personel kepolisian telah bersiaga melakukan pengawalan. Polresta Banjarmasin mengerahkan personel dari berbagai fungsi, baik terbuka maupun tertutup, untuk menjaga situasi tetap aman.
Selain melakukan penjagaan di sejumlah titik strategis, petugas juga mengatur arus lalu lintas dan berkoordinasi dengan koordinator lapangan. Langkah tersebut dilakukan agar aksi berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
Selama aksi berlangsung, personel kepolisian mengedepankan pendekatan humanis melalui dialog dengan koordinator lapangan dan peserta aksi. Pendekatan ini bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai.

Plh. Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Timbul R.K. Siregar menegaskan bahwa Polri menghormati hak setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana dijamin oleh peraturan perundang-undangan.
“Kami memastikan aksi unjuk rasa ini dapat berjalan dengan aman dan tertib. Personel kami juga mengimbau kepada peserta aksi agar tetap mematuhi aturan, tidak melakukan tindakan anarkis, serta menjaga fasilitas umum,” ujarnya.
Seluruh rangkaian aksi berakhir dalam keadaan aman dan kondusif. Kepolisian tidak menemukan tindakan anarkis maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama kegiatan berlangsung. (bin/sp)
