BALANGAN, borneoinfonews.com – Langkah baru ditempuh dunia pendidikan vokasi di Kalimantan Selatan. Politeknik Murakata bersama Sapta Group menjalin kolaborasi strategis dalam pengembangan manajemen kampus, melalui kegiatan perkenalan dan audiensi Ketua Yayasan Permata Ilmu Banua yang digelar di Aula Kampus Politeknik Murakata, Sabtu (1/11/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus Sapta Group, pejabat struktural, dosen, serta tenaga kependidikan Politeknik Murakata. Suasana hangat dan penuh optimisme mewarnai pertemuan yang menghasilkan kesepakatan bersama untuk memperkuat tata kelola kampus melalui inovasi, restrukturisasi kepengurusan yayasan, serta pengembangan mutu pendidikan vokasi di wilayah Banua Enam.
Dalam struktur kepengurusan Yayasan Permata Ilmu Banua yang baru, tercatat Eka Noresda sebagai Pembina Yayasan, Muhammad Nor Al Abid sebagai Anggota Pembina, Dr. Slametno, S.Pd., S.Kom., M.M sebagai Ketua Yayasan, dan Muhammad Rifky Munandar sebagai Bendahara Yayasan.
Ketua Yayasan Permata Ilmu Banua, Dr. Slametno, S.Pd., S.Kom., M.M, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat eksistensi Politeknik Murakata sebagai kampus vokasi unggulan di daerah.
“Dengan diberinya kepercayaan dari Politeknik Murakata untuk kolaborasi manajemen kampus, Sapta Group akan berupaya semaksimal mungkin agar keberadaan Politeknik Murakata dapat menjadi rujukan pendidikan vokasi, khususnya di Banua Enam dan Kalimantan Selatan pada umumnya,” ujarnya.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi titik awal perubahan positif bagi Politeknik Murakata dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja terampil di era industri modern. (Adv)
