Tutup Tahun 2025, Polda Kalsel Laporkan Tren Positif Keamanan Daerah

Tahun 2025 ditutup dengan catatan positif bagi keamanan Kalimantan Selatan. Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan melaporkan penurunan signifikan pada sejumlah indikator gangguan kamtibmas dan tindak kejahatan.

BANJARBARU, borneoinfonews.com – Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kalimantan Selatan sepanjang 2025 menunjukkan tren yang semakin terkendali. Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan mencatat penurunan angka kriminalitas, gangguan kamtibmas, hingga kecelakaan lalu lintas dibandingkan tahun sebelumnya. Selasa, (30/12/2025).

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen.pol Rosyanto yudha hermawan,S.I.K.,S.H.,M.H., menyampaikan, sepanjang 2025 tercatat 6.097 gangguan kamtibmas, turun 513 kasus atau 7,76 persen dibandingkan 2024. Penurunan ini terjadi hampir di seluruh kategori gangguan, mencerminkan stabilitas keamanan yang terus membaik.

Selain itu, jumlah tindak kejahatan juga mengalami penurunan. Sepanjang 2025, tercatat 5.538 kasus kejahatan, atau turun 412 kasus (6,92 persen) dari tahun sebelumnya. Sejalan dengan itu, risk rate kejahatan turut menurun dari 148 menjadi 138, yang menunjukkan semakin kecilnya peluang masyarakat menjadi korban tindak pidana.

“Capaian ini tidak terlepas dari kerja kolektif seluruh jajaran, dukungan pemerintah daerah, serta peran aktif masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas,” ujar Kapolda Kalsel kepada awak media.

Di bidang penegakan hukum, tingkat penyelesaian perkara pada 2025 berada di angka 84 persen. Kapolda menegaskan, fokus penanganan perkara diarahkan pada kualitas proses hukum, akuntabilitas, dan kepastian hukum, bukan semata-mata mengejar kuantitas penyelesaian.

Sementara pada sektor keselamatan berlalu lintas, Polda Kalsel mencatat 837 kasus kecelakaan lalu lintas, turun dari 924 kasus pada 2024. Penurunan ini diikuti berkurangnya jumlah korban meninggal dunia secara signifikan, dari 378 jiwa menjadi 257 jiwa.

Dalam upaya pemberantasan tindak pidana narkotika, sepanjang 2025 aparat kepolisian mengamankan 1.554 tersangka, dengan barang bukti yang didominasi narkotika jenis sabu. Penindakan dilakukan secara berkelanjutan untuk menekan peredaran narkoba di wilayah Kalimantan Selatan.

Tak hanya itu, Polda Kalsel juga menaruh perhatian pada pembenahan internal institusi. Sepanjang 2025, tercatat 131 pelanggaran disiplin anggota, dengan 126 kasus telah diselesaikan. Selain itu, terdapat 73 kasus pelanggaran Kode Etik Profesi Polri, dengan tingkat penyelesaian mencapai 83,56 persen.

Kapolda Kalsel juga menyoroti keberhasilan pengamanan berbagai agenda strategis sepanjang tahun, termasuk kegiatan keagamaan berskala besar serta pengamanan Natal dan Tahun Baru melalui Operasi Lilin 2025, yang melibatkan lebih dari seribu personel gabungan.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan lancar berkat sinergi aparat, relawan, dan kesadaran masyarakat,” katanya.

Dengan capaian tersebut, Polda Kalsel menilai kondisi kamtibmas sepanjang 2025 berada dalam situasi kondusif. Hasil evaluasi akhir tahun ini menjadi pijakan untuk memperkuat kinerja kepolisian serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pada tahun berikutnya. (bin/rasyad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *