Hindari Kesalahan Sertipikat, Kantah Balangan Imbau Warga Aktif Cek Data

Pengumuman data PTSL di kantor desa sebelum sertipikat diterbitkan

Pengumuman data fisik dan yuridis jadi tahapan krusial, warga diberi kesempatan ajukan koreksi

BALANGAN, borneoinfonews.com – Kantor Pertanahan Kabupaten Balangan meminta warga Desa Tangalin, Desa Matang Lurus, dan Desa Halubau yang mengikuti Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) segera mengecek pengumuman data di kantor desa masing-masing sebelum sertipikat diterbitkan.

Kantah Balangan menginformasikan bahwa daftar Data Fisik dan Data Yuridis peserta PTSL di tiga desa tersebut telah resmi diumumkan.

Data fisik meliputi letak bidang tanah, luas, serta batas-batasnya. Sementara data yuridis mencakup status kepemilikan dan riwayat penguasaan tanah yang bersangkutan.

Tahapan pengumuman ini menjadi bagian penting dalam proses PTSL sebelum sertipikat hak atas tanah diterbitkan. Masyarakat diberikan ruang untuk memastikan seluruh data yang tercantum telah sesuai dengan kondisi di lapangan maupun dokumen yang dimiliki.

Perwakilan Kantah Balangan menegaskan, partisipasi aktif warga sangat menentukan kelancaran proses administrasi.

“Pengecekan ini penting agar tidak ada kesalahan sebelum sertipikat diterbitkan. Ini kesempatan bagi masyarakat untuk memastikan data tanahnya benar dan aman secara hukum,” ujarnya.

Apabila ditemukan kekeliruan, perbedaan luas, kesalahan nama, atau persoalan lainnya, warga diminta segera melaporkan dalam masa pengumuman sesuai ketentuan yang berlaku agar dapat dilakukan perbaikan.

Dengan dilaksanakannya pengumuman ini, diharapkan proses PTSL di Desa Tangalin, Desa Matang Lurus, dan Desa Halubau berjalan tertib, transparan, serta memberikan kepastian hukum atas hak tanah masyarakat.

Program PTSL sendiri merupakan langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pensertipikatan tanah dan mewujudkan tertib administrasi pertanahan di daerah. (bin/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *