Fokus Penataan Internal dan Target Peningkatan Kesejahteraan Anggota
Martapura, borneoinfonews.com – Ketua terpilih Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Banjar, Akhmad Suharto, menegaskan komitmennya membangun harmonisasi kerja antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan pemerintah daerah usai terpilih untuk periode 2026–2028.
Pemilihan kepengurusan tersebut digelar di Aula Kecamatan Martapura, Senin (16/2/2026), dan diikuti perwakilan anggota BPD dari seluruh wilayah Kabupaten Banjar.
Suharto menyampaikan, visi utama kepemimpinannya adalah menciptakan dinamika organisasi yang lebih sinergis dan produktif.
“Visi misi ulun menciptakan harmonisasi, menciptakan dinamika kegiatan yang lebih sinergi antara BPD dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia berharap ke depan seluruh anggota BPD dapat berperan aktif mendukung arah pembangunan daerah, sejalan dengan program dan visi misi pemerintah kabupaten.
“Sehingga nantinya teman-teman BPD se-Kabupaten Banjar lebih kepada memberikan dukungan terhadap visi misi pemerintah daerah,” jelasnya.
Prioritaskan Pembenahan Internal
Menurut Suharto, langkah paling mendesak pasca terbentuknya kepengurusan baru adalah melakukan penataan organisasi dari dalam, baik dari sisi administrasi, koordinasi, maupun penguatan struktur kerja.
“Yang paling mendesak saat ini adalah menata laksanakan organisasi secara internal,” katanya.
Dalam menjalankan program awal, kepengurusan PABPDSI Kabupaten Banjar akan mengacu pada agenda kerja nasional organisasi, termasuk rencana kerja jangka pendek.
“Kami mengacu kepada SK Menteri untuk skedul 100 hari ke depan,” ucapnya.
Target Besar: Kesejahteraan Anggota
Lebih jauh, Suharto menegaskan bahwa target terbesar kepemimpinannya adalah peningkatan kesejahteraan anggota BPD, yang dinilai menjadi faktor penting dalam menunjang optimalnya fungsi pengawasan dan legislasi di tingkat desa.
“Target terbesar kami adalah meningkatkan kesejahteraan. Kedua agar BPD bisa lebih sinergi dengan pihak ketiga,” tegasnya.
Ia menilai kolaborasi dengan pihak eksternal, baik lembaga pemerintah, swasta, maupun organisasi kemasyarakatan, sangat penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia anggota BPD.
“Harapannya bisa meningkatkan pengetahuan, komunikasi, baik dalam bentuk kerja sama maupun kegiatan sosial lainnya,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Suharto mengajak seluruh anggota menjaga solidaritas dan kekompakan organisasi demi kemajuan bersama.
“Ciptakan kebersamaan, keserasian, kekompakan agar Kabupaten Banjar lebih solid dan menciptakan BPD yang maju dan bermartabat,” pungkasnya. (bin/rasyad)
