GEKRAFS Banjar Bangun Sinergi dengan Disbudporapar, Siap Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif Daerah

Audiensi GEKRAFS Banjar dengan Disbudporapar

Audiensi jadi langkah awal kolaborasi jelang pelantikan pengurus, fokus pada penguatan subsektor kreatif.

MARTAPURA, borneoinfonews.com – Komitmen membangun ekonomi kreatif ditunjukkan GEKRAFS Kabupaten Banjar melalui langkah nyata. Audiensi bersama Disbudporapar menjadi titik awal dalam mempererat kolaborasi dengan pemerintah daerah, sekaligus membuka peluang sinergi yang lebih luas bagi pengembangan sektor ekonomi kreatif di Banjar.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Kabupaten Banjar menggelar audiensi bersama Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Banjar di Martapura, Rabu (22/4/2026) malam.

Audiensi ini menjadi momentum awal menjelang pelantikan kepengurusan GEKRAFS Kabupaten Banjar yang dijadwalkan pada Juni mendatang.

Ketua GEKRAFS Kabupaten Banjar, M. Ariyandra Abdullah, menyampaikan apresiasi atas sambutan Disbudporapar dalam membuka ruang kolaborasi tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan ini. Semoga terbangun sinergi yang baik antara pelaku ekonomi kreatif dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi ini mampu memperkuat peran GEKRAFS dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus membuka ruang bagi pelaku kreatif untuk berkembang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Banjar, H. Irwan Jaya, S.T., M.T., menyambut positif kehadiran GEKRAFS sebagai wadah penggerak ekonomi kreatif di daerah.

“Kami sangat menyambut positif gagasan dan rencana dari organisasi GEKRAFS. Ini merupakan wadah bagi kawan-kawan untuk bergerak di bidang ekonomi kreatif yang memiliki inovasi dan kreativitas di berbagai subsektor,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa Disbudporapar siap memberikan dukungan agar GEKRAFS dapat berkembang lebih baik ke depan.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Banjar, H. Irwan Jaya, S.T., M.T., bersama Ketua GEKRAFS Kabupaten Banjar, M. Ariyandra Abdullah, saat menyampaikan keterangan kepada awak media di Martapura, Rabu (22/4/2026) malam.

“Mudah-mudahan kami siap mendukung, agar GEKRAFS ini bisa menjadi lebih baik dan lebih maju,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah membangun komunikasi yang intens serta memperluas koordinasi lintas instansi.

“Kita mulai dari komunikasi dengan dinas kami, kemudian dikembangkan dengan SKPD lain. Kita juga akan meminta arahan dari pimpinan daerah, khususnya Bupati Banjar dan Ketua Dekranasda, agar sinergitas ini bisa berjalan maksimal,” jelasnya.

Menurutnya, banyak potensi kerja sama yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor kuliner, fashion, hingga berbagai subsektor ekonomi kreatif lainnya.

Suasana audiensi GEKRAFS Kabupaten Banjar dengan Disbudporapar dalam rangka memperkuat sinergi pengembangan ekonomi kreatif.

“Banyak kegiatan yang bisa kita kolaborasikan. Mudah-mudahan ini menjadi awal komunikasi yang baik dan ke depan bisa berjalan sesuai harapan bersama,” tutupnya.

Dengan semangat kolaborasi yang terus dibangun, GEKRAFS Kabupaten Banjar optimistis mampu menjadi motor penggerak dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah yang lebih inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (bin/rasyad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *