Dinas Perhubungan Balangan terus memperkuat budaya inovasi melalui layanan berbasis teknologi guna menghadirkan transportasi yang aman, nyaman, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
BALANGAN, borneoinfonews.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Balangan terus mendorong budaya kerja inovatif sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik di sektor transportasi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan berbagai program dan inovasi berbasis teknologi informasi yang dirancang untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan efektivitas kinerja organisasi.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Balangan, Musa Abdullah, mengatakan penguatan budaya inovasi menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan pelayanan publik yang terus berkembang.
Menurutnya, pelayanan transportasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat agar pelayanan dapat berjalan lebih cepat, tepat, transparan, dan akuntabel.
“Budaya inovasi harus terus ditanamkan di setiap lini organisasi agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan lebih cepat, tepat, transparan, dan akuntabel, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” ujarnya, Senin (1/6/2026).
Musa menjelaskan, saat ini Dishub Balangan telah mengembangkan sedikitnya lima inovasi unggulan yang mendukung peningkatan layanan transportasi dan keselamatan masyarakat.
Inovasi pertama adalah Angkutan Sanggam, yang hadir sebagai solusi untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas transportasi antarwilayah di Kabupaten Balangan. Program ini diharapkan mampu membantu mobilitas masyarakat sekaligus memperluas jangkauan layanan transportasi.
Selanjutnya, inovasi Desa Terang difokuskan pada peningkatan fasilitas penerangan jalan, khususnya di kawasan pedesaan. Melalui program tersebut, Dishub Balangan berupaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan pada malam hari.
Selain itu, Dishub juga menghadirkan Si Lapat Nyaman atau Sistem Pelaporan Fasilitas Perlengkapan Jalan yang Aman. Inovasi ini memudahkan masyarakat menyampaikan laporan terkait kondisi perlengkapan jalan secara cepat dan terintegrasi sehingga dapat segera ditindaklanjuti.
Untuk mendukung keselamatan pelajar, Dishub Balangan mengembangkan Panjar Baasa atau Presensi Angkutan Pelajar Berbasis Secret Attention. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan pengawasan dan kedisiplinan layanan angkutan pelajar sehingga keamanan dan kenyamanan siswa selama perjalanan lebih terjamin.
Sementara itu, inovasi Si Pelan Markir atau Pelayanan Permohonan Pengamanan dan Pengaturan Parkir memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengajukan permohonan pengamanan dan pengaturan parkir secara lebih sistematis, efektif, dan efisien.
Musa menegaskan, berbagai inovasi tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga membangun sistem kerja yang lebih responsif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurutnya, inovasi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi solusi atas berbagai kebutuhan pelayanan transportasi di daerah.
“Dengan inovasi yang terus dikembangkan, Dinas Perhubungan Kabupaten Balangan optimistis mampu meningkatkan kinerja pelayanan publik, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta berkontribusi mewujudkan Kabupaten Balangan yang lebih maju, tertib, dan sejahtera melalui sistem transportasi yang andal dan berdaya saing,” harapnya. (bin)
