Pemadaman Berulang, Mahasiswa Siapkan Konsolidasi Evaluasi PLN

Poster ajakan Konsolidasi Akbar Evaluasi PLN Kalsel yang beredar di media sosial.

Sejumlah organisasi mahasiswa mengajak masyarakat mengikuti Konsolidasi Akbar sebagai respons terhadap gangguan pasokan listrik yang terjadi di Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.

BANJARMASIN, borneoinfonews.com – Gangguan pasokan listrik yang terjadi berulang kali di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir memicu respons dari berbagai elemen masyarakat. Sejumlah organisasi mahasiswa berencana menggelar Konsolidasi Akbar Evaluasi PLN Kalsel sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi tersebut.

Informasi mengenai rencana kegiatan itu beredar melalui poster digital yang tersebar di media sosial dan aplikasi perpesanan. Dalam poster tersebut tercantum logo organisasi mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Selasa (30/6/2026) pukul 20.00 Wita. Sementara lokasi kegiatan tidak disebutkan secara rinci, melainkan hanya ditulis “Tanyakan Teman Terdekat”.

Dalam poster tersebut, penyelenggara menilai maraknya pemadaman listrik di Kalimantan Selatan menjadi ironi bagi daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung batu bara nasional.

Mereka menilai masyarakat berhak memperoleh layanan kelistrikan yang andal karena listrik merupakan kebutuhan dasar yang menopang aktivitas sehari-hari, mulai dari rumah tangga, pelayanan publik, hingga dunia usaha.

Belakangan ini, gangguan pasokan listrik memang dikeluhkan masyarakat di berbagai daerah di Kalimantan Selatan. Sejumlah wilayah mengalami pemadaman bergilir maupun gangguan akibat menurunnya kapasitas pasokan listrik.

Sebelumnya, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Banjarbaru melalui pengumuman resmi yang disampaikan kepada pelanggan menjelaskan gangguan tersebut disebabkan kendala teknis operasional pada pembangkit yang mengakibatkan penurunan kapasitas suplai listrik. Untuk menjaga keandalan sistem, PLN menerapkan manajemen beban secara terbatas di sejumlah wilayah.

PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan serta memastikan terus berupaya mempercepat pemulihan kondisi operasional pembangkit agar sistem kelistrikan kembali normal.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari panitia penyelenggara mengenai jumlah peserta yang diperkirakan hadir maupun bentuk aksi yang akan dilaksanakan dalam agenda konsolidasi tersebut. (bin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *