BALANGAN, borneoinfonews.com – Data nilai tanah yang akurat tidak cukup dibangun dari satu meja. Kantor Pertanahan Kabupaten Balangan memperkuat koordinasi lintas instansi untuk memastikan pembaruan Peta Zona Nilai Tanah (ZNT) sesuai dengan kondisi aktual di lapangan.
Langkah tersebut dilakukan melalui Rapat Pelaporan Pembaruan Peta Zona Nilai Tanah (ZNT) Tahun 2026 di Kabupaten Balangan, Selasa (4/8/2026).
Rapat dipimpin Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kantah Balangan, Moch. Alan Pradipta. Kegiatan turut dihadiri perwakilan Kecamatan Paringin, Kecamatan Paringin Selatan, Kecamatan Batumandi, BPKPAD Kabupaten Balangan, serta Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Balangan.
Forum tersebut menjadi ruang koordinasi untuk menyampaikan perkembangan sekaligus memperkuat sinergi dalam proses pemutakhiran data nilai tanah.
Sasar 100 Bidang Sampel
Pada 2026, Kantah Balangan menargetkan 100 bidang sampel dalam pembaruan Peta ZNT. Sampel tersebut tersebar di Kecamatan Paringin, Paringin Selatan, dan Batumandi.
Pengambilan sampel di sejumlah wilayah tersebut menjadi bagian dari upaya memperbarui informasi nilai tanah agar mampu menggambarkan kondisi wilayah secara lebih aktual.
Keterlibatan lintas instansi juga diperlukan untuk mendukung proses verifikasi. Data dan informasi dari masing-masing perangkat daerah menjadi bahan pendukung untuk memastikan kesesuaian data dengan kondisi di lapangan.
“Pembaruan Peta ZNT tidak hanya menjadi tugas satu instansi, tetapi membutuhkan dukungan dan koordinasi dari berbagai pihak agar data yang dihasilkan benar-benar valid dan dapat dimanfaatkan secara optimal.”
Dorong Tata Kelola Berbasis Data
Kantah Balangan terus melakukan koordinasi untuk memastikan pembaruan Peta ZNT berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan data yang berkualitas.
Data nilai tanah yang akurat diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan dan pelayanan pertanahan.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Kantah Balangan dalam membangun tata kelola pertanahan berbasis data.
Dengan informasi yang akurat dan terus diperbarui, pelayanan pertanahan diharapkan semakin profesional, transparan, dan terpercaya.
Sinergi lintas instansi pun terus diperkuat untuk menghadirkan data pertanahan yang berkualitas serta mendukung pelayanan dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
(bin/Adv)
